Riset Polinef Percepat Transformasi Modern Budidaya Pala Fakfak
- 26 Jan 2026 17:17 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kabupaten Fakfak yang dikenal sebagai “Kota Pala” kembali menunjukkan potensinya sebagai pusat pengembangan komoditas unggulan nasional. Melalui penelitian yang dilakukan tim dosen Politeknik Negeri Fakfak (Polinef), ditemukan metode perbanyakan vegetatif buatan mampu meningkatkan kualitas bibit pala sekaligus berdampak positif terhadap produktivitas dan nilai ekonomi petani.
Penelitian berjudul Kajian Agribisnis Perbanyakan Vegetatif Buatan dan Alami pada Optimalisasi Nilai Ekonomi Tanaman Pala ini membandingkan efektivitas pembibitan pala secara generatif (alami) dan vegetatif buatan. Selain itu, tim peneliti juga menganalisis efisiensi ekonomi usahatani pala yang selama ini dikembangkan masyarakat di Kabupaten Fakfak.
Ketua tim peneliti, Petrus Oktavianus H., M.P., menjelaskan bahwa sebagian besar petani pala Fakfak masih mengandalkan pembibitan alami dari biji yang tumbuh sendiri di kebun. Cara tersebut dinilai mudah dilakukan, namun menghasilkan pertumbuhan bibit yang tidak seragam serta waktu berbuah yang relatif lebih lama.
“Bibit hasil perbanyakan vegetatif buatan seperti cangkok dan sambung pucuk menunjukkan pertumbuhan yang lebih stabil dan seragam. Tanaman juga berpotensi berbuah lebih cepat karena mewarisi sifat unggul dari pohon induk, baik dari sisi produktivitas maupun kualitas hasil,” ujar Petrus.
Ia menambahkan, penerapan teknik vegetatif tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pala, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Petani dinilai dapat mengembangkan unit usaha pembibitan pala unggul yang memiliki nilai jual tinggi dan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan.
“Kalau pembibitan unggul ini dikembangkan secara luas, maka efeknya bukan hanya ke hasil panen, tetapi juga ke ekonomi keluarga petani. Ini bisa menjadi sektor usaha baru di Fakfak yang mendukung penguatan pala sebagai komoditas andalan daerah,” tambahnya.
Tim peneliti berharap hasil kajian ini dapat menjadi referensi bagi petani, penyuluh pertanian, serta pemerintah daerah dalam menyusun strategi pengembangan pala Fakfak berbasis inovasi teknologi budidaya yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing di pasar nasional maupun internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....