Gerakan Literasi Teluk Patipi, Buku Sampai ke Jawa

  • 09 Mar 2025 18:33 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Semangat literasi terus digelorakan oleh anak-anak muda di Teluk Patipi melalui komunitas Lapak Baca Siboban Irak Igaimanawas. Dalam tiga tahun terakhir, komunitas ini berhasil mengumpulkan dan mendistribusikan buku dari berbagai daerah, termasuk Papua hingga Pulau Jawa.

Komunitas ini didirikan oleh Zulkifli Patipi, seorang anak muda Fakfak dari Kampung Patipi Pasir yang memiliki kepedulian terhadap dunia literasi, khususnya dalam membangun perpustakaan keliling bagi anak-anak kampung. Bersama rekannya, Rizki Iribaram, Yance, dan anggota lainnya, mereka bergerak aktif dalam menggalang donasi buku untuk meningkatkan minat baca anak-anak di daerah terpencil.

Nama komunitas ini diambil dari bahasa daerah setempat: "Siboban" berarti anak-anak, sementara "Igaimanawas" bermakna pasir panjang, yang melambangkan semangat anak-anak Patipi Pasir dalam meraih ilmu dan pendidikan.

Perjuangan Mengumpulkan Buku

Dalam perjalanannya, Lapak Baca Siboban Irak Igaimanawas terus melakukan kampanye literasi melalui media sosial. Mereka menyebarkan pamflet dan flyer untuk mengajak masyarakat berdonasi buku. Hasilnya, donasi mulai berdatangan tidak hanya dari Fakfak, tetapi juga dari luar daerah seperti Yogyakarta, Bogor, Jakarta, dan beberapa kota lainnya.

"Dengan semangat ini, kami ingin menekan angka buta aksara yang masih ada di berbagai daerah. Banyak anak usia 12 hingga 27 tahun yang masih membaca dengan mengeja. Ini adalah tantangan besar yang harus kita hadapi bersama," ujar Zulkifli Patipi saat kami menghubungi lewat via WA pada minggu(9/3/2025)

Ia menambahkan Membangun SDM untuk Masa Depan selain menyediakan akses buku, komunitas ini juga berupaya membangun sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Fakfak dan Distrik Teluk Patipi. Mereka berharap gerakan literasi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk lebih peduli terhadap pendidikan dan generasi muda.

"Kami melihat di daerah lain, anak-anak mudanya sudah mulai bangkit untuk membangun kota mereka. Ini yang harus kita dorong di Fakfak. Regenerasi kepemimpinan itu penting untuk menjawab tantangan zaman," tambahnya

Dengan bertambahnya usia Kabupaten Fakfak yang kini mencapai 124 tahun, komunitas ini ingin menjadikan sejarah sebagai pelajaran dan motivasi dalam membangun masa depan. Mereka berharap semangat literasi dapat terus menyala, membentuk generasi yang siap memimpin dan membawa perubahan.

Lapak Baca Siboban Irak Igaimanawas mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung gerakan ini. "Salam literasi untuk anak-anak Papua dan Indonesia. Mari bersama membangun negeri melalui buku dan ilmu pengetahuan," tutup Zulkifli.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....