2024: Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Meningkat di Fakfak

  • 30 Des 2024 10:54 WIB
  •  Fak Fak

KBRN,Fakfak: Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Fakfak mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2024. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APDKB) Fakfak, total kasus kekerasan yang tercatat tahun ini mencapai 69 kasus. Dari jumlah tersebut, 22 kasus merupakan kekerasan terhadap perempuan, sementara 47 kasus lainnya melibatkan kekerasan terhadap anak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dalam Rumah Tangga, DP3APDKB Fakfak, Santi Christine Patiran, menjelaskan peningkatan kasus ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait.

“Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus menunjukkan angka yang cukup tinggi di tahun 2024. Dari total 69 kasus, kekerasan terhadap perempuan mencapai 22 kasus, sementara 47 lainnya melibatkan anak-anak. Ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian lebih dari kita semua,” ujar Santi Patiran, Senin (30/12/2024).

Santi Patiran juga menyampaikan pihak DP3APDKB telah melakukan berbagai langkah untuk menangani masalah ini, termasuk pendampingan hukum bagi korban dan edukasi untuk masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak.

“Kami terus berupaya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga hak-hak perempuan dan anak, serta menyediakan layanan pendampingan bagi korban. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan lembaga lain untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman,” tambahnya.

Santi berharap, di masa depan, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Fakfak.

“Pencegahan kekerasan harus dimulai dari kesadaran bersama. Kami berharap masyarakat dapat lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan, dan segera melaporkannya agar penanganan bisa lebih cepat dan tepat,” kata Santi.

Dinas DP3APDKB juga berkomitmen untuk terus melakukan upaya yang lebih intensif guna menurunkan angka kekerasan, serta menciptakan ruang yang aman dan mendukung bagi perempuan dan anak di Fakfak. Pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menanggulangi kekerasan ini, demi terciptanya lingkungan yang lebih baik dan bebas dari kekerasan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....