Dialog Ramadhan Adab-Adab Bertamu

  • 05 Apr 2024 13:27 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Islam mengajarkan menghormati tamu. Penghormatan itu tidak sebatas pada tutur kata yang halus untuk menyambutnya, tetapi juga dengan perbuatan yang menyenangkan. Memuliakan tamu termasuk bagian dari keimanan. Hal ini disampaikan Drs. H. Mustaghfirin, M.Si sebagai narasumber dalam dialog ramadhan Pro 1 RRI Fakfak dengan tema “Adab-adab Bertamu” Kamis 4/4/2024.

Rasulullah SAW bersabda :

"من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضَيْفَه».

Artinya

Jika engkau beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya.

Ustadz Mustaghfirin menjelaskan adab-adab dalam bertamu diantaranya :

- Mengetuk pintu rumah tidak lebih dari 3x, sehingga sebagai tamu kita dapat menhormati orang yang didatangi.

- Dalam menjamu tamu, hendaklah kita menyambut dengan sangat memuliakan tamu, sehingga dapat mendapat keberkahan tamu.

- Dalam adab bertamu, perlu untuk memperhatikan waktu diantaranya menghindari waktu subuh, waktu sore menjelang maghrib dan tengah malam sehingga dapat menghormati orang yang akan didatangi.

- Sebagai orang yang akan memuliakan tamu, hendaklah menjamu tamu selama kurun waktu 3 hari secara maksimal.

- Setelah melakukan kunjungan sebagai tamu, hendaklah menjadi tamu yang memiliki sifat Buta yang bermakna tidak melihat kesalahan didalam rumah tersebut, sifat Tuli yang bermakna tidak mendengar hal buruk didalam rumah tersebut. Hendaklah menjadi tamu yang dapat menutup aib orang lain, sehingga kelak di yaumul akhir aib kita dapat ditutup oleh Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....