Ustad Mustagfirin Ajak Umat Raih Kesucian Idul Fitri

  • 19 Mar 2026 11:45 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Makna kesucian dan fitrah manusia menjadi salah satu penekanan Ustad H. Mustagfirin dalam Dialog Ramadhan RRI Fakfak. Ia menjelaskan umat Islam diwajibkan melaksanakan ibadah puasa serta memperbanyak amalan-amalan sunnah selama bulan Ramadhan.

Menurutnya, apabila ibadah tersebut dijalankan secara sempurna dan penuh keikhlasan, maka manusia akan keluar dari Ramadhan dalam kondisi suci seperti anak yang baru dilahirkan. Hal itu merujuk pada sabda Nabi Muhammad SAW tentang kembalinya manusia kepada fitrah setelah menjalani ibadah dengan sungguh-sungguh.

“Kalau puasa dan amalan sunnah dilaksanakan dengan baik, maka kita keluar dari bulan Ramadhan seperti anak yang baru dilahirkan,” ujarnya. Ia menambahkan kondisi tersebut menunjukkan manusia kembali bersih dari dosa dan kesalahan.

Ustad H. Mustagfirin menjelaskan dalam pandangan religius, manusia sejatinya adalah makhluk yang beragama atau memiliki naluri spiritual sejak lahir. Istilah yang digunakan Nabi adalah yu’ladu ‘alal fitrah, yang berarti setiap anak dilahirkan dalam keadaan suci.

Ia menguraikan fitrah dapat dimaknai sebagai kesucian yang belum ternoda oleh dosa maupun pengaruh buruk. Namun dalam perjalanan hidup, manusia akan menghadapi berbagai titik-titik hitam yang dapat mengurangi kesucian tersebut.

Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam menjaga kesucian anak sejak dini. Nilai-nilai agama, akhlak, dan lingkungan yang baik menjadi faktor utama agar manusia tetap berada dalam jalur kebaikan saat berinteraksi dengan masyarakat.

Ia berharap momentum Ramadhan dan Idul Fitri dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus membersihkan diri dari dosa serta memperbaiki kualitas kehidupan spiritual. Dengan menjaga fitrah, manusia diharapkan mampu menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab dan ketakwaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....