Tradisi Malam Damar Fakfak Sambut Lailatul Qadar

  • 17 Mar 2026 12:04 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Malam ke-27 Ramadhan sering dianggap sebagai salah satu malam yang memiliki kemungkinan besar sebagai Lailatul Qadar. Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini disambut penuh khidmat oleh umat Islam di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Fakfak.

Di daerah tersebut, masyarakat memiliki tradisi khas berupa penyalaan lampu pelita atau obor kecil yang dikenal dengan sebutan lampu damar. Tradisi ini menjadi simbol harapan akan keberkahan dan rahmat di malam yang istimewa.

Kebiasaan menyalakan lampu damar telah dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat Fakfak sejak zaman dahulu. Hingga kini, tradisi tersebut tetap dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal.

Pantauan RRI, salah satu tokoh pemuda sekaligus Sekretaris LASQI Kabupaten Fakfak, Rio Wahyudi Saragih, turut melaksanakan tradisi tersebut. Ia terlihat menyalakan lampu damar di depan rumahnya pada Senin malam, 16 Maret 2026.

“Alhamdulillah, dengan rasa syukur kita hari ini masuk ke malam 27 yang biasa kita sebut malam damar,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa tradisi ini merupakan warisan leluhur yang terus dijaga oleh masyarakat Fakfak.

Menurutnya, penyalaan lampu damar menjadi tanda harapan akan keberkahan, rezeki, dan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan amal ibadah di penghujung Ramadhan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak amal jariah menjelang Idul Fitri,” tambahnya. Ia juga menyampaikan harapan agar kebersamaan dan nilai religius tetap terjaga di tengah kehidupan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....