Ketua MUI Fakfak Jelaskan Makna Kejujuran dalam Puasa
- 11 Mar 2026 09:48 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Fakfak Mohamadon Daeng Husen menyampaikan ceramah penghantar tarawih malam ke-20 Ramadhan 1447 Hijriah. Ceramah tersebut berlangsung di Masjid Agung Baitul Makmur dan dihadiri oleh para jemaah yang melaksanakan ibadah tarawih.
Dalam ceramahnya ia menjelaskan bahwa ibadah puasa memiliki banyak hikmah bagi kehidupan manusia. Salah satu hikmah yang paling penting adalah melatih kejujuran dalam diri setiap muslim.
Menurutnya, puasa merupakan ibadah yang bersifat sangat pribadi antara manusia dengan Allah SWT. Karena itu, hanya orang yang menjalankan puasa dan Allah yang mengetahui secara pasti pelaksanaannya.
“Kita berpuasa dengan puasa itu melatih beberapa aspek dalam jiwa kita, salah satunya adalah aspek kejujuran,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menambahkan bahwa puasa juga disebut sebagai ibadah yang bersifat rahasia atau privat. Hal tersebut karena tidak ada manusia lain yang benar-benar mengetahui apakah seseorang sedang berpuasa atau tidak.
Dalam penjelasannya ia juga mengutip ayat dalam Al-Qur'an khususnya dalam Surah Al-Baqarah yang memerintahkan umat Islam untuk berpuasa. Ayat tersebut menunjukkan bahwa perintah puasa secara langsung ditujukan kepada orang-orang yang beriman.
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu untuk berpuasa,” jelasnya mengutip ayat Al-Qur’an kepada jamaah di Kabupaten Fakfak.