Bulog Ingatkan Panic Buying Bisa Picu Kenaikan Harga
- 10 Mar 2026 11:38 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Kepala Bulog Fakfak, Ibrahim Wairoy, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan pokok secara berlebihan menjelang kebutuhan meningkat. Ia memastikan bahwa ketersediaan sejumlah komoditas, khususnya beras, masih dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara panik.
Menurut Ibrahim, Bulog terus memantau stok bahan pokok yang tersedia di wilayah Fakfak untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Ia menegaskan bahwa pihaknya menjamin ketersediaan komoditas utama sehingga masyarakat diharapkan dapat berbelanja secara bijak.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik. Ketersediaan komoditas terutama beras kami pastikan aman, sehingga belanjalah dengan bijak dan tidak perlu membeli secara berlebihan,” ujar Ibrahim Wairoy.
Ia menjelaskan bahwa perilaku panic buying justru dapat menimbulkan dampak negatif di pasar. Ketika masyarakat berlomba-lomba membeli dalam jumlah besar, stok yang tersedia di pasar akan cepat habis meskipun sebenarnya jumlahnya mencukupi untuk kebutuhan normal.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Ketika stok di pasar kosong akibat pembelian berlebihan, pedagang akan kesulitan menjaga stabilitas harga dan hal ini dapat merugikan masyarakat secara luas.
Ibrahim menambahkan, Fakfak bukan merupakan daerah penghasil beras sehingga proses pengadaan stok memerlukan waktu yang cukup lama. Pasokan beras harus didatangkan dari daerah lain, sehingga distribusi tidak bisa dilakukan secara instan.
Karena itu, ia kembali mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan. Dengan pola konsumsi yang wajar, ketersediaan bahan pokok di Fakfak dapat tetap terjaga dan stabilitas harga di pasar juga dapat dipertahankan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....