Pesona Tradisi Unik Ramadan di Nusantara

  • 28 Feb 2026 09:18 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Bulan Ramadan menjadi momen hadirnya beragam tradisi khas di berbagai daerah Indonesia. Setiap wilayah memiliki cara unik dalam menyambut dan mengisi bulan suci ini. Tradisi-tradisi tersebut tidak hanya memperkaya khazanah budaya, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarwarga.

  1. Di Provinsi Aceh, terdapat tradisi Meugang, yaitu kegiatan memasak dan menyantap daging bersama keluarga menjelang Ramadan.

Tradisi ini biasanya dilakukan satu atau dua hari sebelum puasa dimulai. Meugang menjadi simbol rasa syukur sekaligus sarana berbagi kepada kerabat dan masyarakat kurang mampu.

  1. Sumatera Barat

Masyarakat Minangkabau mengenal tradisi Balimau. Balimau merupakan kegiatan mandi bersama di sungai menggunakan air yang dicampur jeruk nipis atau limau sebagai lambang penyucian diri. Tradisi ini mencerminkan harapan agar umat Islam memasuki Ramadan dalam keadaan bersih lahir dan batin.

  1. Jawa Tengah

Di Jawa Tengah memiliki tradisi Dugderan, yang terkenal di Kota Semarang. Tradisi ini ditandai dengan arak-arakan dan pemukulan bedug sebagai penanda datangnya Ramadan. Ikon khasnya adalah Warak Ngendog, makhluk imajiner yang menjadi simbol akulturasi budaya di Semarang.

Di Yogyakarta, masyarakat menyambut Ramadan dengan tradisi Padusan.

Padusan dilakukan dengan mandi atau berendam di sumber mata air, sungai, atau pantai. Tradisi ini memiliki makna pembersihan diri sebelum menjalankan ibadah puasa.

  1. Jakarta
    Masyarakat Betawi di Jakarta yang memiliki tradisi Nyorog. Nyorog adalah kegiatan mengantarkan makanan kepada orang tua atau tokoh yang dihormati sebagai tanda bakti dan silaturahmi. Tradisi ini menegaskan pentingnya hubungan kekeluargaan dalam kehidupan masyarakat Betawi.
  2. Bali

Di Pulau Bali, tepatnya di Desa Pegayaman, terdapat tradisi Megibung.Megibung dilakukan dengan makan bersama dalam satu wadah besar. Tradisi ini mengajarkan kebersamaan, kesederhanaan, dan rasa persaudaraan antarumat Muslim di tengah lingkungan mayoritas non-Muslim.

  1. Kalimantan Barat

Di Pontianak, masyarakat memiliki tradisi Meriam Karbit. Tradisi ini dilakukan dengan menyalakan meriam berbahan karbit sebagai tanda menyambut Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Dentuman meriam menjadi daya tarik tersendiri sekaligus hiburan rakyat yang dinantikan setiap tahun.

  1. Sulawesi Selatan

Masyarakat Bugis mengenal tradisi Mappacci yang biasanya dilakukan menjelang pernikahan, tetapi juga kerap hadir dalam suasana Ramadan. Tradisi ini merupakan simbol penyucian diri dan doa keselamatan. Kehadirannya menunjukkan kuatnya nilai adat yang berpadu dengan ajaran agama dalam kehidupan masyarakat setempat.

Keberagaman tradisi Ramadan di berbagai daerah Indonesia ini menunjukkan bahwa betapa kayanya budaya bangsa ini. Meskipun berbeda dalam bentuk dan pelaksanaan, seluruh tradisi tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan penuh kebersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....