Keistimewaan 10 Hari Terakhir Ramadhan dan Lailatul Qadar

  • 25 Feb 2026 21:22 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Sepuluh hari ketiga atau sepuluh hari terakhir di Bulan Ramadhan memiliki makna yang sangat istimewa bagi umat Islam. Pada fase ini, umat Muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadahnya.

Dalam dialog Ramadhan edisi Rabu, 25 Februari 2026, Ustad Mohamadon Daeng Husein menjelaskan bahwa sepuluh hari terakhir menyimpan keutamaan besar yang tidak terdapat pada hari-hari lainnya. Ia menyebutkan bahwa di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni Lailatul Qadar.

“Sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah momentum terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena di dalamnya terdapat Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan,” ujarnya. Ia menambahkan, umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak doa dan istighfar.

Selain itu, pada sepuluh hari terakhir Ramadhan juga dianjurkan untuk melaksanakan iktikaf di masjid. Iktikaf dilakukan dengan berdiam diri di masjid dengan niat beribadah, sebagai bentuk kesungguhan dalam mencari keberkahan dan kemuliaan Lailatul Qadar.

Menurutnya, iktikaf bukan hanya sekadar berdiam diri, tetapi diisi dengan berbagai amalan seperti dzikir, tadabbur Al-Qur’an, dan memperbanyak doa. “Melalui iktikaf, kita melatih diri untuk fokus beribadah dan menjauhkan diri dari kesibukan duniawi agar hati lebih tenang dan khusyuk,” jelasnya.

Ustad Mohamadon mengajak umat Islam untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas di penghujung Ramadhan. Ia berharap sepuluh hari terakhir menjadi momentum evaluasi diri dan peningkatan spiritual sebelum meninggalkan bulan suci yang penuh rahmat dan ampunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....