Tempat-Tempat Bersejarah di Kabupaten Fakfak, Papua Barat
- 05 Nov 2025 13:29 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak: Kabupaten Fakfak, salah satu daerah tertua di Tanah Papua, menyimpan berbagai peninggalan sejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang daerah ini. Dari perjuangan kemerdekaan hingga sisa-sisa perang dunia, berikut beberapa tempat bersejarah yang patut dikunjungi di Fakfak.
1. Tugu Trikora Fakfak
Tugu Trikora merupakan monumen penting yang berdiri megah di desa Sekru wilayah Kecamatan Pariwari, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. Berjarak 1 km dari kantor kecamatan dan 3 km dari kantor kabupaten, Desa Sekru dapat ditempuh dalam waktu 30 menit dari pusat kota dan 15 menit dari ibukota kabupaten. Tugu ini dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Papua dalam Operasi Trikora — operasi pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda pada awal 1960-an.
Selain menjadi simbol persatuan dan nasionalisme, Tugu Trikora juga sering dijadikan lokasi upacara dan peringatan hari-hari besar nasional. Dari tempat ini, pengunjung dapat melihat pemandangan kota yang indah, sekaligus mengenang semangat perjuangan yang membara dari masa lampau.
2. Goa Jepang di Kokas
Mengunjungi Kota Kokas terasa belum lengkap tanpa menelusuri sisa-sisa peninggalan Perang Dunia II yang masih kokoh berdiri di wilayah ini. Pada periode 1942–1945, Kokas pernah menjadi basis pertahanan tentara Jepang melawan Sekutu.
Salah satu peninggalan penting adalah Goa Jepang yang terletak di tepi laut, di pusat Kota Kokas. Dari luar, tampak tiga bungker kecil berukuran sekitar 4 meter persegi, namun di baliknya terdapat lorong goa sepanjang 138 meter yang menembus perut bukit.
Goa ini dibangun strategis menghadap laut, memungkinkan tentara Jepang mengawasi kapal-kapal Sekutu yang mendekat. Hingga kini, bentuk asli goa masih terjaga, hanya ditambahkan pagar besi di mulutnya untuk keamanan wisatawan. Menyusuri goa ini menghadirkan sensasi tersendiri—gelap, sunyi, dan penuh misteri. Mengingatkan kita pada masa kelam perang dunia. Setelah menjelajah, pengunjung dapat menikmati panorama laut dan tanjung yang menakjubkan dari atas bukit di sekitar lokasi.

3. Tapurarang – Lukisan Tangan di Tebing Batu
Situs Tapurarang adalah peninggalan purbakala yang menjadi bukti sejarah panjang kehidupan manusia di Fakfak. Lokasinya tersebar di Distrik Kokas, khususnya di Pulau Ugar dan Pulau Arguni.
Di tebing-tebing dan gua yang menghadap laut, ditemukan lukisan-lukisan cap tangan berwarna merah yang dikenal sebagai “Lukisan Tangan Darah”. Warna merahnya menyerupai darah manusia, dan hingga kini masih terlihat jelas meski telah berusia ratusan bahkan ribuan tahun.
/0ur37kt2rcvo7ib.jpeg)
Lukisan tangan di Tapurarang memiliki kemiripan dengan seni cadas di Kaimana, Sangkulirang (Kalimantan Timur), dan Leang-Leang (Sulawesi Selatan), menunjukkan adanya jejak peradaban kuno yang luas di Nusantara bagian timur. Bagi masyarakat setempat, Tapurarang bukan hanya peninggalan sejarah, tetapi juga tempat yang sakral dan sarat nilai budaya.
Fakfak bukan sekadar kota tua di Tanah Papua, melainkan juga museum alam terbuka yang menyimpan jejak sejarah dari zaman purbakala hingga masa perjuangan kemerdekaan.Mengunjungi tempat-tempat ini bukan hanya soal wisata, tetapi juga perjalanan menelusuri identitas dan sejarah bangsa.
Penulis: Abdi Wijaya Pranata
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....