Berikut Patung di Indonesia, Tertinggi Hingga yang Terkenal

  • 27 Jul 2025 16:55 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Setiap negara memiliki ikon budaya yang menjadi kebanggaan nasional, seperti Amerika Serikat dikenal luas dengan Patung Liberty sebagai simbol kebebasan, sementara Brazil memikat dunia lewat Patung Christ the Redeemer yang menjulang di atas Rio de Janeiro, sedangkan Indonesia pun tak kalah menawan dengan berbagai karya seni patung yang mengesankan. Salah satu yang paling fenomenal adalah Patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, yang tak hanya megah secara ukuran tetapi juga sarat akan nilai budaya dan spiritual, sejumlah patung lainnya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dikenal sebagai “patung nusantara” dan berperan penting sebagai landmark sekaligus simbol identitas kota atau wilayah tertentu.

Secara umum, patung merupakan bentuk karya seni rupa tiga dimensi yang mengekspresikan ide, emosi, dan nilai budaya melalui bentuk fisik sering kali menyerupai manusia, hewan, atau objek alam, dalam proses pembuatannya, digunakan beragam teknik seperti memahat, mencetak, membutsir, dan konstruksi. Di Indonesia, patung tidak hanya berfungsi sebagai karya seni visual, tetapi juga memiliki makna mendalam, beberapa patung mencerminkan nilai sejarah, seperti menggambarkan asal usul daerah atau mengenang jasa para pahlawan. Ada pula patung yang merepresentasikan budaya lokal, menunjukkan keunikan dan jati diri masyarakat di sekitarnya. Keberagaman bentuk dan makna inilah yang membuat patung-patung di Indonesia bukan sekadar pajangan, melainkan simbol hidup dari kekayaan budaya bangsa.

Berikut 13 patung di Indonesia yang paling terkenal dan memiliki nilai yang kuat bagi masyarakat dan menjadi landmark bagi beberapa kota di Indonesia yang dikutip dari laman gramedia.com :

1. Garuda Wisnu Kencana, Bali

Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), yang diresmikan pada 22 September 2018, merupakan patung tertinggi di Indonesia dengan tinggi mencapai 120 meter, bahkan melebihi Patung Liberty di New York. Terletak di kompleks Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, patung ini pertama kali dibangun pada tahun 1997 oleh seniman I Nyoman Nuarta sebagai simbol kekayaan budaya Bali. GWK menggambarkan sosok Dewa Wisnu—dalam kepercayaan Hindu dikenal sebagai Dewa Pemelihara—yang mengendarai burung Garuda, dengan nama "kencana" merujuk pada unsur emas karena bagian patung tersebut berdiri di atas struktur berlapis emas. Kini, GWK menjadi ikon pariwisata dan kebanggaan budaya Bali maupun Indonesia.

Lokasi: Jl. Raya Uluwatu, Ungasan, Kec. Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali 80364.

2. Patung Selamat Datang, Jakarta

Monumen Selamat Datang, yang terletak di tengah Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI), dibangun pada tahun 1962 atas gagasan Presiden Soekarno untuk menyambut kedatangan tamu-tamu mancanegara dalam perhelatan Asian Games IV di Jakarta. Dirancang oleh Henk Ngantung, monumen ini menggambarkan sepasang pria dan wanita yang melambaikan tangan sambil membawa bunga sebagai simbol keramahan bangsa Indonesia. Patung ini menghadap ke utara, menyambut para tamu dari Kompleks Olahraga Ikada (kini Gelora Bung Karno) yang menginap di Hotel Indonesia. Dengan tinggi total lebih dari 17 meter (termasuk kaki penyangga setinggi 10 meter), Monumen Selamat Datang tidak hanya menjadi ikon Jakarta, tetapi juga simbol rasa percaya diri dan keterbukaan bangsa Indonesia di mata dunia.

Lokasi: Persimpangan jalan M.H. Thamrin dengan Jalan Imam Bonjol, Jalan Sutan Syahrir, dan Jalan Kebon Kacang, Jakarta.

3. Patung Dirgantara / Patung Pancoran , Jakarta

Berpindah dari Bundaran HI ke kawasan Pancoran, terdapat salah satu patung ikonik Indonesia yang dikenal luas sebagai Patung Pancoran, meskipun nama resminya adalah Patung Dirgantara. Dirancang oleh seniman Edhi Sunarso pada tahun 1964 dan rampung setahun kemudian, patung setinggi 27 meter ini terbuat dari perunggu seberat 11 ton. Patung Dirgantara menggambarkan semangat kemajuan dan kejayaan dunia kedirgantaraan Indonesia, dan berkat letaknya yang strategis serta bentuknya yang dinamis, patung ini menjadi salah satu landmark paling fenomenal di Jakarta.

Lokasi: 2, Jl. Gatot Subroto No.1, RT.2/RW.1, Menteng Dalam, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota.

4. Patung Ikan Sura dan Baya, Surabaya

Patung Sura dan Baya merupakan ikon Kota Surabaya yang menggambarkan pertarungan legendaris antara ikan hiu (Sura) dan buaya (Baya), yang menjadi asal-usul nama kota tersebut. Berdasarkan cerita rakyat, keduanya awalnya sepakat berdamai dan membagi wilayah kekuasaan—Sura di laut dan Baya di daratan. Namun, perselisihan kembali terjadi ketika Sura melanggar kesepakatan dengan mencari mangsa di sungai, memicu pertarungan sengit yang digambarkan dalam bentuk patung tersebut. Selain menjadi simbol legenda lokal, patung ini juga menjadi landmark yang tak boleh dilewatkan oleh siapa pun yang berkunjung ke Surabaya.

Lokasi: Jl. Diponegoro No.1-B, Darmo, Kec. Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 60241.

5. Monumen Pancasila Sakti

Monumen Pancasila Sakti merupakan salah satu situs bersejarah yang penting dan layak dikunjungi di Indonesia. Terletak di lokasi yang dikenal sebagai Lubang Buaya, monumen ini menjadi simbol penghormatan terhadap tujuh Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Di area ini berdiri patung tujuh tokoh militer, yakni Jenderal Ahmad Yani, Jenderal S. Parman, Jenderal Suprapto, Jenderal Sutoyo, Jenderal M.T. Haryono, Jenderal D.I. Panjaitan, dan Kapten P. Tendean, yang kesemuanya menjadi korban kekejaman saat itu. Di belakang mereka, tampak gagah Patung Garuda sebagai lambang Pancasila yang memperkuat makna perjuangan dan pengorbanan mereka. Monumen ini tidak hanya menjadi tempat mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga saksi bisu dari salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah bangsa Indonesia.

Lokasi: Jl. Monumen Pancasila Sakti No.1, RT.1/RW.9, Lubang Buaya, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13810.

6. Tugu Proklamasi

Salah satu patung pahlawan yang paling dikenal di Indonesia adalah patung dua proklamator kemerdekaan, Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta, yang berdiri megah di kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta. Patung ini menjadi simbol penghormatan terhadap jasa besar kedua tokoh dalam memerdekakan Indonesia. Di lokasi yang sama, pengunjung juga dapat melihat teks asli Proklamasi Kemerdekaan yang diabadikan dalam ukiran pada batu marmer, menjadikan tempat ini sebagai situs bersejarah yang sarat makna perjuangan bangsa.

Lokasi: Jl. Proklamasi No.10, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10320.

7. Patung Jalesveva Jayamahe, Surabaya

Selain Patung Sura dan Baya, Kota Surabaya juga memiliki Patung Jalesveva Jayamahe yang menjadi kebanggaan TNI Angkatan Laut. Berdiri setinggi 30,6 meter di dalam kompleks Museum TNI AL, patung ini tidak hanya menjadi ikon maritim, tetapi juga simbol kejayaan Indonesia di lautan. Nama "Jalesveva Jayamahe," yang berarti "di lautan kita jaya," merupakan semboyan resmi TNI AL dan mencerminkan semangat serta kekuatan pertahanan maritim bangsa.

Lokasi: Armada Timur Ujung, Ujung, Kec. Semampir, Kota SBY, Jawa Timur 60155.

8. Patung Christina Martha Tiahahu, Ambon

Beralih ke Kota Ambon, ibu kota Provinsi Maluku, terdapat patung pahlawan wanita yang begitu dihormati, yaitu Martha Christina Tiahahu. Patung ini merupakan penghormatan atas perjuangannya dalam melawan penjajahan di usia muda, bahkan sejak usia 17 tahun. Lahir di Nusa Laut pada 4 Januari 1800, Martha dikenal sebagai simbol keberanian perempuan Maluku. Kini, patungnya berdiri megah di kawasan Karang Panjang, Sirimau, Ambon, dengan latar panorama kota yang indah, menjadi monumen bersejarah sekaligus pengingat semangat juang yang tak pernah padam.

Lokasi: Kel Amantelu, Sirimau, Kota Ambon, Maluku.

9. Patung Yesus Memberkati, Tana Toraja

Dari Ambon, perjalanan berlanjut ke Tana Toraja, di mana terdapat Patung Yesus Memberkati yang menjulang setinggi 40 meter di atas Bukit Burake, mengingatkan pada Patung “Christ the Redeemer” di Brasil. Tak hanya di Toraja, patung Yesus juga dapat dijumpai di Manado, Sulawesi Utara, yang sekaligus menjadi simbol kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Kedua patung ini bukan hanya destinasi religi, tetapi juga lambang toleransi dan kekayaan budaya bangsa.

Lokasi: Buntu Burake, Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91817.

10. Patung Buddha Tidur, Mojokerto

Salah satu patung ikonik di Indonesia terletak di Mojokerto, Jawa Timur, yaitu Patung Buddha Tidur yang berada di kompleks Vihara Mojopahit. Dibuat atas gagasan YM Viryanadi Mahathera, patung ini menggambarkan Buddha Gautama dalam posisi berbaring menghadap kanan, bersandar pada lengan kanan, dan menghadap ke arah Selatan yang diyakini sebagai arah menuju Nirwana dalam ajaran Buddha. Dikelilingi taman hijau yang rindang dan pemandangan indah, tempat ini menjadi daya tarik spiritual dan budaya yang sebanding dengan Candi Borobudur.

Lokasi: Jl. Raya Trowulan, Siti Inggil, Bejijong, Kec. Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur 61362.

11. Patung Dewa Murugan, Langkat

Patung Dewa Murugan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kerap mengingatkan pengunjung pada patung serupa di Batu Cave, Malaysia, karena menggambarkan sosok yang sama. Dengan tinggi mencapai 16 meter dan warna emas mencolok, patung ini berdiri megah di samping Kuil Shri Raja Rajeshwari Amman Kovil yang juga memiliki arsitektur unik dan menarik perhatian.

Lokasi: Jalan Ibadah, Desa Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

12. Patung Jenderal Sudirman, Jakarta

Patung Jenderal Sudirman, salah satu monumen paling dikenal di Indonesia, berdiri setinggi 12 meter dan berbahan perunggu seberat 4 ton, hasil karya seniman dari ITB dengan biaya pembangunan Rp3,5 miliar. Patung ini menampilkan sosok sang panglima besar dalam pose penghormatan dengan kepala mendongak, menggambarkan semangat dinamis dan kepemimpinan beliau dalam perjuangan gerilya kemerdekaan. Pertama kali direncanakan pada tahun 2001, patung ini berdiri di Jakarta pada poros lurus dari Patung Pemuda Membangun hingga Monas, dan juga dapat ditemukan di kota-kota lain seperti Purbalingga, Yogyakarta, Surabaya, Pacitan, hingga Alor.

Lokasi: Jl. Jenderal Sudirman No.48, RT.10/RW.11, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10250.

13. Patung Satria Gatot Kaca, Bali

Patung Satria Gatot Kaca di Bali menjadi salah satu ikon yang mencuri perhatian karena letaknya yang strategis di pintu keluar Bandara Internasional Ngurah Rai. Karya seni dari I Wayan Winten ini diresmikan pada 12 November 1962 dan menggambarkan adegan heroik Gatot Kaca dalam nuansa dramatis yang langsung terasa saat melihatnya, menjadikannya simbol penyambutan penuh energi bagi para pengunjung Pulau Dewata.

Lokasi: Jl. Raya Tuban No.1, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....