Berikut Sepuluh Fakta Menarik Minuman Boba

  • 09 Des 2024 07:16 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Siapa dsini yang tidak tahu boba? Boba atau bubble tea, adalah minuman yang berasal dari Taiwan pada tahun 1980-an dan sejak itu telah menjadi tren global karena terbuat dari teh yang dicampur dengan susu atau sirup dan dilengkapi dengan bola tapioka kenyal yang disebut "boba," minuman ini menawarkan kombinasi rasa yang unik dan tekstur yang menyenangkan. Seiring waktu, variasi rasa dan bahan-bahan tambahan lainnya seperti jeli, pudding, dan buah-buahan semakin memperkaya pilihan bubble tea, membuatnya digemari oleh banyak orang di seluruh dunia dan kembali booming pada 2016 termasuk di Indonesia pun ikut merasakan demam boba, dengan berbagai merek dan varian rasa yang mudah ditemui di mana-mana.

Jangan mengaku sebagai pencinta bubble tea jika tidak tahu atau belum mengetahui fakta-fakta menarik di balik boba, berikut sepuluh fakta menarik dibalik boba yang diambil dari laman indonesianchefassociation.com :

1. Berasal dari Taiwan
Bubble tea pertama kali muncul pada tahun 1980-an di Taiwan, dengan dua merek pelopor yang dikenal, yaitu Chun Shui Tang dan Hanlin Tea. Menurut situs Hanlin Tea, pendiri bubble tea adalah Tu Zonghe, yang menciptakan teh susu mutiara pertama kali pada tahun 1986. Tu Zonghe bereksperimen dengan membuat bulatan dari tepung tapioka berwarna hitam dan putih, yang menyerupai simbol Yin dan Yang, lambang Taichi. Inovasi ini menjadi awal dari tren minuman yang kini mendunia.

Menurut versi Chun Shui Tang, bubble tea pertama kali dibuat oleh Lin Xiuhui pada tahun 1987. Setelah pulang dari pasar, Lin Xiuhui melakukan eksperimen dengan mencampurkan es teh susu, teh hitam lemon, dan mutiara yang terbuat dari tepung beras berwarna merah muda. Hasilnya adalah minuman unik yang memadukan rasa teh yang segar dengan tekstur kenyal dari bola tapioka, yang kini dikenal sebagai bubble tea atau boba tea. Kreasi ini pun segera menjadi tren di Taiwan dan meluas ke seluruh dunia.

2. Bubble bukan berarti boba atau pearl
Awalnya, bola tapioka yang digunakan dalam bubble tea berukuran cukup besar. Namun, seiring dengan popularitas minuman ini yang semakin meningkat, pemilik usaha mulai mencoba untuk membuat tampilan yang lebih menarik dan orisinil. Dari eksperimen tersebut, terciptalah pearl tapioka berukuran kecil seperti yang kita kenal sekarang, yang kemudian disebut boba. Nama "boba" sendiri merupakan gabungan dari kata "bubble" dan "besar," merujuk pada bentuk bulat dan kenyal dari bola tapioka yang menjadi ciri khas minuman ini.

3. Asal nama bubble tea
Nama bubble tea tidak berasal dari topping bola tapioka, melainkan dari busa atau buih yang terbentuk saat minuman ini dikocok. Sebelum bola-bola tapioka ditambahkan sebagai topping, minuman ini sudah dikenal dengan nama bubble tea karena karakteristiknya yang memiliki lapisan busa halus di atasnya setelah dikocok. Buih ini memberi kesan "gelembung" yang menjadi asal mula nama bubble tea. Seiring waktu, bola tapioka ditambahkan untuk menciptakan sensasi kenyal, menjadikan minuman ini lebih populer dan ikonik di seluruh dunia.

4. Nama lain boba
Minuman bubble tea dikenal dengan berbagai nama di berbagai belahan dunia. Beberapa di antaranya adalah milk tea, pearl tea, tapioca tea, boba tea, boba nai cha, dan foam milk tea. Kata "boba" sendiri berasal dari Hongkong dan berarti mutiara, merujuk pada bola tapioka kenyal yang menjadi ciri khas minuman ini. Variasi nama ini menunjukkan popularitas bubble tea yang telah merambah ke berbagai negara, masing-masing dengan sebutan uniknya sendiri.

5. Ragam rasa bubble tea
Pada awalnya, boba dibuat dengan teh hitam atau teh hijau sebagai dasar. Namun, seiring waktu, rasa boba semakin berkembang dengan beragam pilihan, termasuk matcha, teh herbal, dan lainnya. Bagi kamu yang kurang suka teh, tak perlu khawatir, karena sekarang sudah ada boba dengan berbagai rasa jus buah yang segar dan menyenangkan. Variasi ini membuat bubble tea cocok untuk semua orang, tidak hanya penggemar teh.

6. Hari Nasional bubble tea
Tahukah kamu bahwa ada hari khusus untuk merayakan bubble tea? Hari Nasional Bubble Tea diperingati setiap tanggal 30 April. Ini adalah momen yang sempurna untuk menikmati minuman favoritmu, jadi jangan lupa untuk mengunjungi gerai-gerai bubble tea kesayangan dan merayakannya dengan secangkir boba yang lezat!

7. Warna bola tapioka
Banyak gerai bubble tea yang menyajikan minuman ini dengan topping bola tapioka berwarna hitam. Namun, tahukah kamu bahwa warna asli bola tapioka sebenarnya putih? Warna putih ini berasal dari tepung tapioka yang terbuat dari singkong. Bola-bola tapioka berwarna hitam atau kecokelatan biasanya sudah diberi tambahan gula merah untuk memberikan rasa manis dan tampilan yang khas.

8. Kandungan gula
Bubble tea, dengan racikan teh yang dicampur susu, sirup manis, creamer, dan aneka gula, menawarkan rasa manis yang tak membosankan. Namun, minuman ini juga mengandung kandungan gula yang bisa berbahaya bagi kesehatan. Berdasarkan laporan channelnewsasia.com, bubble tea bisa lebih manis dibandingkan soda. Misalnya, satu cangkir 500 ml susu gula merah dapat mengandung sekitar 92 gram gula—tiga kali lebih banyak dari jumlah gula dalam kaleng minuman cola 320 ml, padahal asupan gula maksimum yang disarankan per hari hanya 50 gram.

Menurut The Daily Meal, setiap bola tapioka dalam satu gelas bubble tea bisa menambah 5 hingga 14 kalori, dan jika satu gelas mengandung banyak bola tapioka, jumlah kalori tambahan bisa mencapai 100 kalori atau lebih. Selain itu, bubble tea umumnya rendah vitamin, mineral, dan serat, sehingga hanya memberikan kalori kosong yang bisa menyebabkan sembelit. Kandungan asam lemak tak jenuh dalam bubble tea juga berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat, yang meningkatkan risiko serangan jantung. Jadi, sebaiknya jangan terlalu sering mengonsumsi bubble tea demi kesehatan yang optimal!

9. Boba bisa dibikin sendiri di rumah
Bahan dasar boba terbuat dari tepung tapioka, gula merah, dan air panas. Proses pembuatannya dimulai dengan memanaskan air panas bersama gula merah, lalu menambahkan tepung tapioka dan menguleni adonan hingga rata. Setelah adonan terbentuk, bola-bola kecil dibentuk dan direbus hingga kenyal serta berwarna transparan. Proses ini menghasilkan boba yang kenyal dan siap digunakan sebagai topping untuk bubble tea.

10. Murah
Berbagai rasa baru dan inovasi pada bubble tea membuat harga minuman ini terbilang cukup mahal. Padahal, membuat bubble tea di rumah sebenarnya cukup mudah dan murah. Anda hanya perlu membeli bola tapioka di supermarket, merebusnya dengan air gula, lalu menambahkannya ke teh favorit. Dengan begitu, Anda bisa menikmati bubble tea lezat tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

Apa sih yang membuat bubble tea begitu menarik hingga menjadi salah satu minuman paling digemari? Banyak orang bahkan rela antre berjam-jam hanya untuk menikmati segelas bubble tea. Apakah karena sensasi kenyal dari bola-bola tapioka yang unik, rasa teh yang menyegarkan, atau kombinasi keduanya? Bubble tea memang menawarkan pengalaman rasa yang berbeda dan menyenangkan, membuatnya sulit untuk ditolak oleh para pencintanya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....