Opsi Makanan Kaya Probiotik Selain Yoghurt

  • 06 Okt 2026 12:59 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Yoghurt memang dikenal luas sebagai sumber probiotik yang paling populer. Namun, mengonsumsi jenis makanan yang sama secara berulang bisa membosankan. Kabar baiknya, ada banyak alternatif makanan probiotik alami lainnya yang tidak hanya lezat, tetapi juga sangat baik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan sistem kekebalan tubuh

Berikut adalah berbagai pilihan makanan probiotik selain yoghurt yang mudah ditemukan atau bisa Anda coba di kutip Indozone.Id.

1. Tempe

Sebagai makanan khas Indonesia, tempe adalah sumber probiotik nabati yang sangat luar biasa .Tempe terbuat dari kedelai yang difermentasi dengan jamur Rhizopus oligosporus .Proses fermentasi ini tidak hanya menghasilkan bakteri baik, tetapi juga meningkatkan penyerapan nutrisi, serta kaya akan protein dan serat yang mendukung pertumbuhan bakteri baik seperti Bifidobacterium di usus .

2. Kefir

Kefir adalah minuman susu fermentasi yang sekilas mirip yoghurt, namun memiliki tekstur yang lebih cair dan rasa asam yang unik Kefir dibuat menggunakan "butiran kefir" yang merupakan kombinasi dari ragi dan bakteri asam laktat. Minuman ini dikenal memiliki keragaman bakteri probiotik yang lebih tinggi dibandingkan yoghurt, serta baik untuk membantu melancarkan pencernaan dan menurunkan kolesterol.

3. Kimchi

Kimchi adalah hidangan tradisional Korea yang terbuat dari sayuran fermentasi, paling umum adalah sawi putih atau lobak, yang dibumbui dengan cabai, bawang putih, jahe, dan garam . Kimchi kaya akan serat alami dan bakteri Lactobacillus yang telah terbukti membantu mengurangi keluhan perut kembung, terutama pada penderita Irritable Bowel Syndrome .

4. Tapai (Tape)

Makanan fermentasi tradisional Indonesia ini, baik tapai singkong maupun tapai ketan, juga merupakan sumber probiotik yang baik.Proses fermentasinya melibatkan bakteri seperti Lactobacillus, Lactococcus, dan Saccharomyces yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh

5. Miso

Miso adalah pasta khas Jepang yang terbuat dari kedelai yang difermentasi dengan garam dan jamur koji .Miso paling sering diolah menjadi sup hangat, tetapi juga bisa digunakan sebagai bumbu marinasi atau dressing salad .Miso menyediakan kultur probiotik aktif yang mendukung kesehatan usus dan dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan lainnya .

6. Keju Tertentu (Seperti Cottage, Gouda, atau Cheddar)

Tidak semua keju mengandung probiotik, tetapi beberapa jenis keju yang mengalami proses fermentasi dan tidak dipanaskan ulang (seperti cottage cheese, Gouda, cheddar, dan mozzarella) dapat menjadi sumber bakteri baik .Saat membeli keju, pastikan untuk memeriksa label kemasan dan cari tulisan yang menyebutkan adanya "kultur aktif" atau live active cultures .

7. Sayuran Fermentasi (Acar Alami dan Sauerkraut)

Acar atau pickles yang difermentasi secara alami menggunakan larutan air dan garam (bukan cuka) dapat menghasilkan asam laktat yang kaya akan probiotik. Sauerkraut, yang merupakan kubis fermentasi khas Jerman, juga merupakan pilihan yang sangat baik untuk kesehatan usus .

8. Natto

Mirip dengan tempe, natto adalah makanan tradisional Jepang yang terbuat dari kedelai rebus yang difermentasi dengan bakteri Bacillus subtilis Selain baik untuk pencernaan, natto sangat kaya akan vitamin K2 yang bermanfaat untuk kesehatan tulang dan jantung.

Tips Mengonsumsi Makanan Probiotik:

  1. Hindari Pemanasan Berlebih: Panas yang tinggi dapat membunuh bakteri probiotik. Jika Anda menggunakan miso atau kimchi dalam masakan, tambahkan di akhir proses memasak atau sajikan sebagai pelengkap .
  2. Padukan dengan Prebiotik: Probiotik membutuhkan "makanan" untuk bertahan hidup di usus. Konsumsi bersamaan dengan makanan kaya prebiotik (serat) seperti pisang, bawang merah, bawang putih, gandum, atau asparagus.
  3. Periksa Label Kemasan: Untuk produk komersial seperti kefir atau keju, pastikan produk tersebut tidak dipasteurisasi setelah fermentasi, karena proses pasteurisasi akan mematikan bakteri baik .

Menambahkan variasi makanan probiotik ini ke dalam pola makan sehari-hari tidak hanya membuat menu makan Anda lebih menarik, tetapi juga memberikan spektrum bakteri baik yang lebih beragam untuk kesehatan usus yang optimal [[10]]. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau intoleransi makanan, konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli gizi atau dokter.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....