Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Kesemutan

  • 10 Sep 2026 09:33 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kesemutan merupakan sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum, kebas, atau mati rasa yang biasanya terjadi pada tangan, kaki, lengan, atau bagian tubuh lainnya. Dalam istilah medis, kesemutan sering disebut parestesia. Kondisi ini umumnya berlangsung sementara dan dapat hilang dengan sendirinya, tetapi kesemutan yang sering terjadi atau berlangsung lama perlu diperhatikan.

Mengutip alodokter.com, salah satu penyebab kesemutan yang paling umum adalah tekanan pada saraf. Misalnya, ketika seseorang duduk atau tidur dalam posisi yang sama terlalu lama, aliran darah dan fungsi saraf pada bagian tubuh tertentu dapat terganggu. Setelah posisi tubuh diubah, sensasi kesemutan biasanya berangsur-angsur menghilang.

Selain tekanan pada saraf, kesemutan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi lain, seperti kekurangan vitamin tertentu, gangguan saraf, diabetes, cedera, atau masalah pada sirkulasi darah. Kesemutan yang terjadi berulang kali tanpa penyebab yang jelas sebaiknya tidak diabaikan karena dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu.

Untuk mengurangi kesemutan ringan, seseorang dapat mengubah posisi tubuh, menggerakkan bagian tubuh yang terasa kebas, melakukan peregangan ringan, dan memastikan tubuh tetap terhidrasi. Namun, jika kesemutan berlangsung terus-menerus, semakin sering terjadi, atau disertai gejala lain seperti kelemahan anggota tubuh, kesulitan berbicara, pusing berat, atau gangguan keseimbangan, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Kesemutan merupakan kondisi yang umum dan sering kali tidak berbahaya. Namun, kesemutan yang menetap atau disertai gejala lain dapat menunjukkan adanya gangguan yang membutuhkan perhatian. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan frekuensi dan kondisi yang menyertai kesemutan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....