Tiba-Tiba Lupa Mau Bilang Apa? Bisa jadi Otakmu Mengalami Tip of The Tongue

  • 18 Agt 2026 13:15 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Fenomena yang Anda sebutkan itu memang dikenal sebagai "Tip of the Tongue" (TOT) atau dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai "di ujung lidah".

Ini adalah pengalaman umum di mana seseorang merasa sangat yakin bahwa mereka tahu suatu kata, nama, atau fakta tertentu, tetapi tidak dapat mengingatnya secara langsung pada saat dibutuhkan. Biasanya, orang tersebut bisa mengingat beberapa ciri dari kata yang dimaksud (misalnya huruf depannya, jumlah suku kata, atau kata lain yang mirip bunyinya), tetapi kata utamanya tetap "terkunci".

Mengapa Ini Terjadi?

Menurut penelitian psikologi kognitif dan neurosains, ada beberapa alasan mengapa hal ini terjadi,di kutip Indozone.Id.

  1. Gangguan Pengambilan Memori (Retrieval Failure):
    Otak menyimpan informasi dalam jaringan asosiatif. Kadang-kadang, jalur untuk mengakses kata tertentu terhambat sementara karena interferensi dari kata-kata lain yang mirip atau karena kurangnya petunjuk kontekstual yang cukup kuat.
  2. Penuaan Normal:
    Fenomena TOT menjadi lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia. Ini bukan selalu tanda demensia, melainkan bagian dari perubahan alami dalam kecepatan pemrosesan dan efisiensi pengambilan memori.
  3. Stres dan Kelelahan:
    Saat stres, cemas, atau kurang tidur, kortisol (hormon stres) dapat mengganggu fungsi hippocampus, bagian otak yang penting untuk memori. Ini membuat proses "mengambil" informasi menjadi lebih sulit.
  4. Multitasking atau Beban Kognitif Tinggi:
    Jika otak sedang memproses banyak informasi sekaligus, sumber daya perhatian terpecah, sehingga akses ke memori jangka panjang menjadi kurang efisien.

Apa yang Bisa Dilakukan Saat Mengalaminya?

  • Jangan Memaksa: Semakin Anda berusaha keras mengingat, semakin besar kemungkinan blokade mental terjadi. Cobalah rileks dan alihkan perhatian sejenak.
  • Cari Petunjuk Kontekstual: Pikirkan tentang situasi di mana Anda terakhir kali menggunakan kata tersebut, atau coba ingat kata-kata yang terkait dengannya.
  • Gunakan Sinonim Sementara: Gunakan kata pengganti sambil menunggu ingatan muncul kembali. Seringkali, setelah tekanan berkurang, kata yang dimaksud akan muncul tiba-tiba.
  • Latih Otak: Membaca, belajar hal baru, dan bermain permainan kata dapat membantu menjaga ketajaman memori verbal.

Jadi, jika Anda tiba-tiba lupa apa yang ingin dikatakan, jangan khawatir tu sangat normal dan dialami oleh hampir semua orang!

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....