Dinkes Fakfak Rinci Sasaran Vaksinasi dalam Program BIAS

  • 29 Jul 2026 11:06 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pengelola Program Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Nilla S. Pioner, memaparkan rincian sasaran imunisasi pada Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dalam Dialog RRI Fakfak Menyapa, Selasa 28 Juli 2026. Dalam dialog tersebut, Nilla menjelaskan bahwa pelaksanaan BIAS dilakukan secara bertahap sesuai jenjang kelas. Setiap peserta didik akan memperoleh vaksin yang berbeda berdasarkan usia dan kebutuhan perlindungan terhadap penyakit tertentu.

"Untuk anak kelas 1 diberikan vaksin MR atau pencegahan campak rubella, kemudian DT untuk pencegahan difteri dan tetanus," ucapnya.

Ia mengatakan, siswa kelas 1 SD akan menerima vaksin MR dan DT. Kedua vaksin tersebut bertujuan membentuk kekebalan tubuh anak terhadap penyakit campak, rubella, difteri, dan tetanus sejak dini.

Selanjutnya, siswa kelas 2 SD dijadwalkan menerima vaksin TD. Imunisasi tersebut merupakan bagian dari penguatan perlindungan terhadap penyakit tetanus dan difteri.

"Kelas 2 SD itu diberikan vaksin TD untuk pencegahan tetanus dan difteri. Untuk siswa kelas 5 SD, Dinas Kesehatan menyiapkan dua jenis imunisasi sesuai sasaran penerimanya. Vaksin HPV diberikan kepada anak perempuan, sedangkan vaksin TD diberikan kepada anak laki-laki maupun perempuan,"jelasnya.

Nilla menuturkan vaksin HPV merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit yang penting diberikan sejak usia sekolah. Karena itu, pemerintah juga melakukan pemantauan bagi anak yang belum sempat menerima imunisasi tersebut.

"Di kelas 5 ada vaksin HPV khusus anak perempuan dengan TD, kemudian kelas 6 dilakukan skrining HPV bagi yang belum mendapat vaksin," tuturnya.

Ia menjelaskan, siswi kelas 6 SD akan menjalani skrining untuk memastikan status imunisasi HPV. Apabila belum memperoleh vaksin saat duduk di kelas 5, maka imunisasi dapat diberikan pada jenjang tersebut.

Tidak hanya di tingkat SD, skrining HPV juga dilakukan kepada siswi kelas 9 SMP. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh sasaran yang belum mendapatkan vaksin HPV tetap memperoleh kesempatan imunisasi.

Nilla mengajak para orang tua agar mendukung pelaksanaan Program BIAS dengan memberikan persetujuan kepada anak mengikuti imunisasi di sekolah. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kerja sama antara tenaga kesehatan, pihak sekolah, dan keluarga dalam melindungi kesehatan anak-anak Fakfak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....