Dinkes Fakfak Susun Kebutuhan SDM Kesehatan Lima Tahun Mendatang
- 09 Jul 2026 14:34 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Rencana kebutuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan menjadi salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas di Kabupaten Fakfak. Melalui perencanaan yang tepat, distribusi tenaga kesehatan diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan, beban kerja, standar pelayanan, serta mendukung transformasi sistem kesehatan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Ketua Penyelenggara sekaligus Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, Taufik Hidayat Rengen, saat memberikan sambutan pada Workshop Perencanaan Kebutuhan SDM Kesehatan Kabupaten Fakfak Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Papua, Kamis.
Taufik mengatakan, penyusunan kebutuhan SDM kesehatan yang baik akan menghasilkan distribusi tenaga yang tepat sasaran sesuai kondisi riil di setiap fasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal dalam beberapa tahun ke depan.
"Rencana kebutuhan SDM kesehatan merupakan salah satu fondasi penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Perencanaan yang baik akan menghasilkan distribusi tenaga yang tepat sesuai kebutuhan pelayanan, beban kerja, standar pelayanan, serta mendukung transformasi sistem kesehatan di Kabupaten Fakfak," ujarnya.
Ia menjelaskan, workshop tersebut memiliki empat tujuan utama. Pertama, meningkatkan pemahaman peserta terhadap kebijakan dan regulasi terbaru mengenai perencanaan SDM kesehatan. Kedua, menyamakan persepsi dalam penyusunan kebutuhan SDM kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan analisis kebutuhan SDM berbasis beban kerja sesuai kondisi nyata di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan. Hasil akhirnya diharapkan berupa dokumen kebutuhan SDM yang akurat, objektif, dan dapat dijadikan dasar dalam pengusulan kebutuhan aparatur, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), redistribusi tenaga kesehatan, hingga pengembangan SDM kesehatan di Kabupaten Fakfak.
"Kami berharap melalui workshop ini peserta mampu menyusun dokumen kebutuhan SDM kesehatan yang akurat dan objektif sebagai dasar pengusulan kebutuhan SDM, redistribusi tenaga kesehatan, maupun pengembangan SDM kesehatan di Kabupaten Fakfak," kata Taufik.
Taufik juga menyampaikan bahwa pelaksanaan workshop didanai melalui Dana BIFA Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak Tahun Anggaran 2026. Awalnya kegiatan direncanakan menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan secara tatap muka, namun karena kendala kedinasan di lingkungan kementerian, penyampaian materi akhirnya dilaksanakan secara daring.
"Meskipun narasumber mengikuti kegiatan secara daring, kami tetap optimistis kondisi ini tidak mengurangi semangat para pengelola di setiap fasilitas kesehatan untuk menyusun analisis kebutuhan SDM. Kami berharap dokumen perencanaan kebutuhan SDM Kesehatan Kabupaten Fakfak Tahun 2026 dapat tersusun dengan baik sebagai proyeksi kebutuhan lima tahun ke depan. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak, narasumber dari Kementerian Kesehatan, dan seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....