Penyebab Kuku Rusak dan Cara Menjaganya Tetap Sehat

  • 08 Jul 2026 14:38 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kuku yang sehat biasanya tampak kuat, halus, dan berwarna merah muda. Namun, berbagai faktor dapat menyebabkan kuku menjadi rapuh, mudah patah, berubah warna, atau bahkan terlepas dari dasar kuku. Memahami penyebab kuku rusak dapat membantu mencegah masalah yang lebih serius.

Dikutip dari hellosehat.com, penyebab kuku rusak diantaranya:

1. Kekurangan Nutrisi

Kuku membutuhkan berbagai nutrisi, seperti protein, zat besi, seng, dan vitamin B, untuk tumbuh dengan baik. Kekurangan nutrisi dapat membuat kuku menjadi tipis, rapuh, dan mudah pecah.

2. Terlalu Sering Terkena Air dan Bahan Kimia

Paparan air dalam waktu lama, sabun, deterjen, serta cairan pembersih dapat menghilangkan kelembapan alami kuku. Akibatnya, kuku menjadi kering dan mudah retak.

3. Kebiasaan Buruk

Menggigit kuku, mengorek kutikula, atau menggunakan kuku sebagai alat untuk membuka benda dapat menyebabkan kerusakan pada permukaan kuku dan meningkatkan risiko infeksi.

4. Penggunaan Produk Kuku Berlebihan

Pemakaian cat kuku, penghapus cat kuku yang mengandung aseton, atau pemasangan kuku buatan secara terus-menerus dapat melemahkan struktur kuku.

5. Infeksi Jamur

Infeksi jamur dapat menyebabkan kuku berubah warna menjadi kuning atau kecokelatan, menebal, rapuh, dan terkadang mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi ini memerlukan penanganan yang tepat agar tidak semakin parah.

6. Penyakit Tertentu

Beberapa kondisi kesehatan, seperti Psoriasis, Hipotiroidisme, atau Anemia, dapat memengaruhi pertumbuhan dan kesehatan kuku.

7. Faktor Usia

Seiring bertambahnya usia, kuku cenderung menjadi lebih kering, rapuh, dan pertumbuhannya melambat. Hal ini merupakan bagian dari proses penuaan alami.

Cara Mencegah Kuku Rusak:

-Konsumsi makanan bergizi yang kaya protein, vitamin, dan mineral.

-Gunakan sarung tangan saat mencuci atau menggunakan bahan kimia.

-Hindari menggigit kuku atau mengelupas kutikula.

-Gunakan pelembap pada tangan dan kuku secara rutin.

-Beri jeda penggunaan cat kuku agar kuku dapat "beristirahat".

-Jaga kebersihan kuku dan potong secara teratur.

-Segera periksa ke tenaga kesehatan jika terjadi perubahan warna, penebalan, nyeri, atau kuku terlepas tanpa sebab yang jelas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....