Perbedaan Kaki Kebas dan Kesemutan: Kenali Gejala dan Penyebabnya

  • 30 Mei 2026 15:38 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID,Fakfak - Kaki kebas dan kesemutan sering dianggap sama karena keduanya berkaitan dengan gangguan saraf atau aliran darah. Padahal, kedua kondisi ini memiliki perbedaan yang cukup jelas, baik dari sensasi yang dirasakan maupun penyebabnya. Memahami perbedaan antara kaki kebas dan kesemutan penting agar penanganannya bisa dilakukan dengan tepat.

Apa Itu Kaki Kebas?

Kaki kebas adalah kondisi ketika bagian kaki mengalami penurunan atau hilangnya sensasi. Seseorang yang mengalami kebas biasanya merasa kakinya mati rasa, sulit merasakan sentuhan, suhu, atau tekanan.

Kebas dapat terjadi sementara, misalnya karena duduk terlalu lama, tetapi juga bisa menjadi tanda gangguan kesehatan seperti kerusakan saraf atau diabetes.

Ciri-Ciri Kaki Kebas

Mati rasa pada kaki

Sensasi kaki terasa tebal atau berat

Sulit merasakan sentuhan

Kadang disertai kelemahan otot

Menurut Mayo Clinic, kebas yang berlangsung lama dapat berkaitan dengan gangguan saraf perifer atau masalah pada tulang belakang.

Apa Itu Kesemutan?

Kesemutan adalah sensasi seperti tertusuk jarum kecil, geli, atau seperti dialiri listrik ringan pada bagian tubuh tertentu, termasuk kaki. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut parestesia.

Kesemutan biasanya muncul ketika saraf mengalami tekanan sementara atau aliran darah tidak lancar.

Ciri-Ciri Kesemutan

Sensasi geli atau tertusuk jarum

Muncul rasa seperti terbakar ringan

Biasanya terjadi sementara

Dapat hilang setelah mengubah posisi tubuh

Beberapa penyebab yang sering memicu kedua kondisi ini antara lain:

1. Duduk Terlalu Lama

Posisi kaki yang tertekuk terlalu lama dapat menekan saraf dan menghambat aliran darah.

2. Diabetes

Kadar gula darah tinggi dapat merusak saraf pada kaki dan menyebabkan neuropati diabetik.

3. Kekurangan Vitamin B

Vitamin B berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf.

4. Saraf Terjepit

Gangguan pada tulang belakang atau pinggang dapat menyebabkan rasa kebas dan kesemutan menjalar ke kaki.

5. Gangguan Sirkulasi Darah

Aliran darah yang tidak lancar membuat kaki mudah terasa dingin, kebas, atau kesemutan.

Berikut beberapa langkah yang dapat membantu mengurangi keluhan:

Rutin bergerak dan berolahraga

Hindari duduk terlalu lama

Konsumsi makanan kaya vitamin B

Jaga berat badan ideal

Kontrol gula darah

Hindari merokok dan alkohol

Segera periksakan diri apabila:

Kebas atau kesemutan berlangsung lama

Disertai nyeri hebat

Kaki terasa lemah

Sulit berjalan

Gejala semakin sering muncul

Kaki kebas dan kesemutan memang terlihat mirip, tetapi memiliki perbedaan dari segi sensasi dan penyebabnya. Kebas lebih mengarah pada mati rasa, sedangkan kesemutan menimbulkan sensasi seperti tertusuk jarum. Menjaga kesehatan saraf dan sirkulasi darah sangat penting untuk mencegah kedua kondisi tersebut. Jika keluhan berlangsung lama atau mengganggu aktivitas, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....