Kenapa Perut Terasa Panas setelah Makan Pedas?
- 31 Mei 2026 14:09 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Makanan pedas memang bisa menambah selera makan. Namun bagi sebagian orang, setelah makan sambal atau cabai, muncul rasa panas di perut, dada, bahkan sampai mulut dan tenggorokan. Kondisi ini umumnya berkaitan dengan zat aktif pada cabai yang disebut capsaicin,demikian di kutip Indozone.Id.
Apa Penyebabnya?
1. Capsaicin Merangsang Lambung
Capsaicin adalah senyawa yang memberi sensasi pedas pada cabai. Saat masuk ke tubuh, zat ini merangsang reseptor panas dan nyeri di saluran pencernaan. Akibatnya, lambung terasa seperti “terbakar” atau panas.
Selain itu, capsaicin juga dapat meningkatkan produksi asam lambung pada beberapa orang, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah banyak.
| Baca juga: Cara Menikmati Kopi yang Sehat untuk Tubuh |
2. Lambung Sensitif atau Maag
Pada orang yang memiliki:
- gastritis (radang lambung),
- GERD/asam lambung naik,
- maag,
- atau sindrom iritasi usus,
makanan pedas bisa memperparah iritasi dan menyebabkan rasa panas, perih, mual, atau kembung.
Beberapa kondisi terkait:
- Gastroesophageal Reflux Disease
- Gastritis
3. Refluks Asam Lambung
Makanan pedas dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan pada sebagian orang. Ini menyebabkan:
- dada terasa panas (heartburn),
- mulut pahit,
- tenggorokan panas,
- atau rasa terbakar di ulu hati.
Gejala yang Umum Terjadi
Setelah makan pedas, seseorang bisa mengalami:
- perut panas,
- nyeri ulu hati,
- mual,
- diare,
- keringat berlebih,
- sensasi terbakar saat BAB.
Biasanya gejala ringan akan hilang sendiri dalam beberapa jam.
Cara Mengurangi Rasa Panas di Perut
Beberapa langkah yang bisa membantu:
- Minum susu atau yogurt karena lemak membantu menetralkan capsaicin.
- Hindari langsung berbaring setelah makan.
- Kurangi kopi, soda, dan alkohol.
- Makan dalam porsi kecil.
- Konsumsi makanan yang lebih lembut sementara waktu.
Makanan seperti nasi, roti, pisang, atau oatmeal juga dapat membantu meredakan iritasi lambung.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksa bila:
- nyeri sangat kuat,
- muntah terus-menerus,
- BAB hitam,
- muntah darah,
- berat badan turun tanpa sebab,
- atau keluhan sering kambuh.
Karena bisa menandakan gangguan lambung yang lebih serius.
Rasa panas di perut setelah makan pedas biasanya disebabkan oleh efek capsaicin pada lambung dan saluran pencernaan. Pada kebanyakan orang kondisi ini ringan, tetapi pada penderita maag atau GERD gejalanya bisa lebih berat. Mengurangi konsumsi makanan pedas dan menjaga pola makan dapat membantu mencegah keluhan kambuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....