Tujuh Cara Membuat Semprotan Alami Pengusir Kucing dari Bahan Dapur
- 04 Mei 2026 14:02 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pengusir kunci adalah metode atau bahan yang digunakan untuk mencegah kucing mendekat area tertentu tanpa menyakiti atau membehayakan mereka, berbagai cara dapat dilakukan mulai penggunaan bahan bahan alami yang tidak disukai kucing, yang dilansir dari halodoc.com Berikut 7 cara membuat semprotan alami pengusir kucing dari bahan dapur yang aman, mudah, dan cukup efektif (tidak menyakiti kucing, hanya membuat mereka menjauh karena aromanya):
1. Semprotan Cuka Putih
Bahan:
- 1 bagian cuka putih
- 1 bagian air
Cara membuat & pakai:
Campur dalam botol semprot, kocok, lalu semprot di area yang sering didatangi kucing.
Aroma asam menyengat sangat tidak disukai kucing.
2. Semprotan Jeruk (Citrus)
Bahan:
- Kulit jeruk (jeruk nipis/lemon/jeruk manis)
- Air
Cara membuat:
Rebus kulit jeruk, dinginkan, saring, lalu masukkan ke botol semprot.
Kucing sangat sensitif terhadap aroma citrus.
3. Semprotan Bawang Putih
Bahan:
- 2–3 siung bawang putih
- 1 gelas air
Cara membuat:
Haluskan bawang, campur air, saring, lalu semprotkan.
Bau tajamnya membuat kucing enggan mendekat.
4. Semprotan Kopi
| Baca juga: Manfaat Rebusan Serai dan Bawang Putih |
Bahan:
- Ampas atau bubuk kopi
- Air hangat
Cara membuat:
Campur, diamkan, saring, lalu masukkan ke botol semprot.
Aroma kopi cukup kuat untuk mengusir kucing.
5. Semprotan Cabai (Hati-hati)
Bahan:
- Sedikit cabai
- Air
Cara membuat:
Haluskan cabai, campur air, saring.
Gunakan sangat tipis dan jangan semprot langsung ke kucing, hanya di area luar (tanah/pagar).
| Baca juga: Cara Menikmati Kopi yang Sehat untuk Tubuh |
6. Semprotan Daun Mint
Bahan:
- Daun mint
- Air panas
Cara membuat:
Seduh daun mint, dinginkan, lalu semprotkan.
Aroma segar mint ternyata tidak disukai kucing.
7. Semprotan Lada Hitam
Bahan:
- 1 sdt lada hitam
- Air
Cara membuat:
Campur, aduk, dan semprot di area tertentu.
Aroma pedasnya membuat kucing menjauh.
Tips Penting
- Semprot ulang setiap 1–2 hari (aroma cepat hilang).
- Fokus di area masuk (pagar, pot tanaman, teras).
- Hindari permukaan sensitif (kayu halus/kain).
- Jangan menyemprot langsung ke hewan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....