Bahaya Rokok Elektrik: Ancaman Tersembunyi di Balik Uap

  • 30 Apr 2026 20:16 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Rokok elektrik atau vape semakin populer, terutama di kalangan anak muda, karena dianggap lebih aman dibanding rokok konvensional. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Meski tidak menghasilkan asap seperti rokok biasa, rokok elektrik tetap mengandung zat berbahaya yang dapat berdampak pada kesehatan tubuh.

Dilansir dari halodoc.com, Salah satu kandungan utama dalam rokok elektrik adalah nikotin, zat adiktif yang dapat menyebabkan ketergantungan. Paparan nikotin dalam jangka panjang dapat memengaruhi perkembangan otak, terutama pada remaja, serta meningkatkan risiko gangguan jantung dan tekanan darah tinggi. Selain itu, cairan vape juga mengandung bahan kimia lain seperti propilen glikol dan gliserin yang saat dipanaskan dapat menghasilkan senyawa berbahaya.

Penggunaan rokok elektrik juga dikaitkan dengan gangguan pernapasan. Salah satu kondisi yang pernah menjadi sorotan adalah EVALI, yaitu gangguan paru-paru yang dapat menyebabkan sesak napas, batuk, hingga kondisi serius yang memerlukan perawatan medis. Meski kasusnya tidak selalu terjadi, risiko ini tetap perlu diwaspadai.

Selain itu, uap yang dihasilkan rokok elektrik bukanlah “uap air biasa”. Uap tersebut mengandung partikel halus dan zat kimia yang dapat terhirup oleh orang di sekitar, sehingga berpotensi membahayakan perokok pasif. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan vape juga berdampak pada lingkungan sekitar, bukan hanya pada pengguna.

Bahaya lain yang sering diabaikan adalah risiko ledakan pada perangkat vape akibat baterai yang tidak aman. Beberapa kasus menunjukkan bahwa penggunaan atau pengisian daya yang tidak sesuai dapat menyebabkan perangkat meledak dan menimbulkan luka serius.

Kesimpulannya, rokok elektrik bukanlah alternatif yang sepenuhnya aman. Meski sering dipromosikan sebagai pilihan yang lebih “ringan”, kenyataannya tetap ada berbagai risiko kesehatan yang mengintai. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi penggunaan rokok elektrik dan memahami dampaknya, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....