Ciri-Ciri Kelebihan DHT Memengaruhi Kesuburan Pria
- 30 Apr 2026 09:48 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Saat memasuki fase perencanaan kehamilan, menjaga kesehatan reproduksi menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan, banyak pasangan mulai memperhatikan pola makan, gaya hidup sehat, hingga rutin melakukan pemeriksaan medis namun ada satu faktor penting yang sering terlewat. Faktor tersebut adalah keseimbangan hormon dalam tubuh, padahal hormon memiliki peran krusial dalam mengatur berbagai fungsi biologis, mulai dari siklus reproduksi, kualitas sel telur dan sperma, hingga keberhasilan proses pembuahan, ketika keseimbangan hormon terganggu, peluang untuk mendapatkan kehamilan pun bisa ikut terhambat tanpa disadari.
Salah satu hormon yang perlu mendapat perhatian khusus adalah DHT (Dihydrotestosterone), yaitu turunan dari hormon testosteron yang terbentuk melalui proses tertentu di dalam tubuh, DHT berperan dalam pembentukan karakteristik pria, seperti suara yang lebih berat, pertumbuhan rambut, serta perkembangan organ reproduksi. Namun, jika kadarnya berlebihan, hormon ini justru dapat memicu berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan kesuburan, kelebihan DHT dapat memengaruhi kualitas sperma pada pria, serta mengganggu keseimbangan hormon pada Wanita, oleh karena itu menjaga kadar DHT tetap stabil menjadi langkah penting agar sistem reproduksi bekerja optimal dan peluang kehamilan dapat meningkat.
Berikut 7 ciri-ciri kelebihan DHT sehingga memengaruhi kesuburan pria yang dikutip dari laman popmama.com :
- Rambut rontok berlebihan
Salah satu sinyal paling mudah dikenali dari tingginya kadar DHT adalah kerontokan rambut yang tidak wajar, terutama di area depan dan puncak kepala. Hormon ini dapat mempercepat penyusutan folikel rambut, membuat rambut menjadi lebih tipis, rapuh, dan mudah rontok. Kondisi ini bukan sekadar persoalan penampilan, tetapi juga bisa menjadi tanda bahwa keseimbangan hormon dalam tubuh sedang terganggu—yang pada akhirnya berpotensi memengaruhi kesehatan reproduksi. - Jerawat parah yang tak kunjung reda
Jerawat memang identik dengan masa pubertas, namun jika terus muncul hingga dewasa dalam kondisi yang cukup parah, hal ini patut diwaspadai. Kelebihan DHT dapat merangsang produksi minyak (sebum) secara berlebihan, yang kemudian menyumbat pori-pori dan memicu peradangan pada kulit. Masalah kulit ini sering kali menjadi “alarm” bahwa ada ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, yang juga bisa berdampak pada fungsi reproduksi. - Pembesaran prostat
Kadar DHT yang tinggi juga kerap dikaitkan dengan pembesaran prostat atau benign prostatic hyperplasia (BPH). Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan saat buang air kecil, seperti aliran yang lemah atau sering merasa ingin buang air. Lebih dari itu, kesehatan prostat yang terganggu bisa berdampak pada kualitas sistem reproduksi pria, mengingat organ ini memiliki peran penting dalam mendukung produksi dan kualitas sperma. - Penurunan gairah seksual
Meski berasal dari testosteron yang identik dengan peningkatan libido, kelebihan DHT justru bisa memberikan efek sebaliknya. Ketidakseimbangan hormon yang terjadi dapat menurunkan gairah seksual secara signifikan. Dampaknya tidak hanya dirasakan dalam hubungan intim, tetapi juga dapat mengurangi peluang terjadinya kehamilan. Mengatur pola makan dan gaya hidup sehat bisa menjadi langkah awal untuk membantu mengembalikan keseimbangan ini. - Massa otot menurun, lemak tubuh meningkat
Perubahan fisik seperti berkurangnya massa otot tanpa sebab yang jelas juga bisa menjadi tanda kadar DHT yang tidak normal. Alih-alih memperkuat otot, kelebihan hormon ini justru dapat memicu proses pemecahan jaringan otot. Di sisi lain, lemak tubuh terutama di area perut cenderung meningkat akibat ketidakseimbangan hormon. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga berdampak pada kesuburan. - Perubahan suasana hati hingga depresi
Hormon tidak hanya memengaruhi fisik, tetapi juga kondisi emosional. Kadar DHT yang berlebih dapat memicu perubahan suasana hati, mudah marah, hingga perasaan depresi. Kondisi mental yang tidak stabil tentu dapat memengaruhi kualitas hidup, termasuk dalam menjalani program kehamilan bersama pasangan. Menjaga komunikasi yang baik dan mengelola stres menjadi langkah penting dalam situasi ini. - Kualitas sperma menurun
Dampak paling serius dari kelebihan DHT adalah menurunnya kualitas sperma. Produksi sperma bisa terganggu, baik dari segi jumlah, pergerakan, maupun kualitasnya secara keseluruhan. Hal ini tentu berpengaruh besar terhadap peluang keberhasilan kehamilan. Oleh karena itu, menjaga pola hidup sehat mulai dari asupan nutrisi, olahraga rutin, hingga istirahat yang cukup menjadi kunci penting untuk mendukung kesehatan reproduksi secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....