Berikut Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Bersama

  • 30 Apr 2026 06:46 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Menyajikan hidangan yang beragam di meja makan memang selalu terasa lebih menggugah selera, banyak ibu rumah tangga dengan penuh perhatian tidak hanya menyiapkan satu menu, tetapi menghadirkan beberapa variasi sekaligus agar suasana makan menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Perpaduan antara lauk utama, sayuran segar, hingga hidangan berkuah sering dipilih untuk menciptakan keseimbangan rasa mulai dari gurih, pedas, hingga segar sehingga setiap anggota keluarga bisa menikmati makanan sesuai selera, selain itu variasi menu juga kerap dianggap sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian secara lebih lengkap.

Namun di balik kebiasaan mengombinasikan berbagai jenis makanan tersebut, ada hal penting yang sering luput dari perhatian, tidak semua makanan cocok dikonsumsi secara bersamaan, karena beberapa di antaranya justru dapat saling “bertentangan” dari segi kandungan nutrisi maupun proses pencernaan. Misalnya, ada kombinasi yang dapat menghambat penyerapan zat gizi tertentu, memicu gangguan pencernaan, atau bahkan menimbulkan efek kurang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi terus-menerus, oleh karena itu penting bagi kita untuk lebih bijak dan selektif dalam memadukan menu, agar hidangan yang disajikan tidak hanya menarik dan lezat, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat optimal bagi kesehatan keluarga.

Berikut 7 makanan yang tidak boleh dimakan bersama, bisa bahaya bagi Kesehatan dikutip dari laman msn.com :

  1. Keju dan dagingPerpaduan keju dan daging memang sulit ditolak—bayangkan saja lezatnya double cheese burger yang menggoda di setiap gigitan. Namun di balik kenikmatannya, kombinasi ini sebenarnya kurang bersahabat bagi sistem pencernaan. Keduanya sama-sama tinggi protein, sementara protein dikenal sebagai zat yang cukup berat untuk dicerna tubuh. Jika dikonsumsi bersamaan, beban kerja pencernaan pun meningkat, sehingga tubuh membutuhkan waktu dan energi lebih untuk mengolahnya.

  2. Makan sambil minumKebiasaan makan sambil minum mungkin sudah menjadi rutinitas banyak orang. Terlihat sepele, namun ternyata hal ini kurang baik bagi proses pencernaan. Air yang diminum di sela-sela makan dapat mengencerkan asam lambung yang berperan penting dalam memecah makanan. Akibatnya, proses penyerapan nutrisi menjadi kurang optimal. Sebaiknya, beri jeda sekitar 5–10 menit setelah makan sebelum minum agar sistem pencernaan bekerja lebih efektif.

  3. Teh dan susuTeh tarik, baik hangat maupun dingin, memang terasa nikmat dan menyegarkan. Minuman ini biasanya dibuat dari perpaduan teh hitam dan susu, seperti susu evaporasi atau kental manis. Meski keduanya dikenal memiliki manfaat kesehatan, ternyata saat digabungkan justru saling mengurangi khasiatnya. Protein dalam susu dapat mengikat antioksidan dalam teh, sehingga manfaat baik dari teh menjadi berkurang.

  4. Burger dan kentang gorengBurger dan kentang goreng seolah menjadi pasangan yang tak terpisahkan, terutama di restoran cepat saji. Namun, di balik popularitasnya, kombinasi ini sebenarnya kurang ideal untuk kesehatan. Keduanya melalui proses penggorengan dalam minyak banyak (deep frying), sehingga mengandung lemak trans yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, lemak ini dapat membuat tubuh terasa lesu, mudah mengantuk, hingga meningkatkan kadar kolesterol jahat.

  5. Buah dan yogurtCampuran buah dan yogurt sering dianggap sebagai pilihan sehat, apalagi dalam bentuk salad buah yang segar. Namun, tidak semua orang cocok dengan kombinasi ini. Interaksi antara bakteri dalam yogurt dan gula alami pada buah dapat memicu reaksi tertentu pada tubuh, seperti alergi atau gangguan ringan seperti pilek. Karena itu, sebaiknya konsumsi keduanya secara terpisah agar manfaatnya tetap optimal.

  6. Pizza dan sodaSaat berkumpul bersama keluarga atau teman, pizza dan soda sering menjadi pilihan favorit. Sayangnya, kombinasi ini kurang ideal untuk pencernaan. Kandungan protein dan pati dalam pizza membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sementara gula tinggi dalam soda dapat membuat tubuh cepat lelah dan memperlambat proses pencernaan. Akibatnya, tubuh terasa kurang nyaman setelah mengonsumsinya.

  7. Tomat dan timunTomat dan timun kerap hadir bersama, terutama sebagai pelengkap seperti acar dalam berbagai hidangan. Meski terlihat sederhana dan umum, ternyata keduanya tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan. Timun mengandung enzim tertentu yang dapat menghambat penyerapan vitamin C dari tomat. Jadi, meskipun sering dianggap pasangan serasi, sebaiknya keduanya dikonsumsi secara terpisah agar manfaat nutrisinya tetap maksimal.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....