Bahaya Tersembunyi Membungkus Makanan Menggunakan Koran Bekas

  • 08 Apr 2026 05:54 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID,Fakfak - Penggunaan koran bekas sebagai pembungkus makanan masih sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Praktik ini dianggap praktis dan ekonomis, namun menyimpan risiko kesehatan yang tidak banyak disadari masyarakat.

Kertas koran umumnya mengandung tinta cetak yang tidak dirancang untuk kontak langsung dengan makanan. Tinta ini dapat mengandung logam berat seperti timbal serta senyawa kimia lain yang berpotensi berbahaya jika tertelan.

Ketika makanan panas atau berminyak dibungkus dengan koran, zat kimia dari tinta dapat lebih mudah berpindah ke makanan. Proses ini dikenal sebagai migrasi kimia, yang dapat meningkatkan risiko paparan bahan beracun ke dalam tubuh.

Selain tinta, kertas koran juga berpotensi terkontaminasi mikroorganisme dan kotoran karena proses distribusinya yang tidak higienis. Koran sering berpindah tangan dan terpapar lingkungan terbuka, sehingga kebersihannya tidak terjamin.

Dari sudut pandang kesehatan, paparan jangka panjang terhadap bahan kimia dari tinta dapat berdampak negatif pada tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa tertentu dalam tinta dapat bersifat toksik dan berpotensi mengganggu sistem saraf serta organ tubuh lainnya.

Dalam kajian ilmiah yang dipublikasikan di Food Additives & Contaminants, dijelaskan bahwa bahan cetak seperti tinta dan pewarna pada kertas dapat mengalami migrasi ke makanan, terutama dalam kondisi panas dan berminyak. Studi ini menegaskan bahwa penggunaan bahan kemasan non-food grade, seperti koran, dapat meningkatkan risiko paparan zat berbahaya pada konsumen.

Selain risiko kimia, penggunaan koran sebagai pembungkus juga tidak memenuhi standar keamanan pangan modern. Banyak regulasi kesehatan melarang penggunaan bahan non-higienis dan tidak bersertifikat untuk kemasan makanan.

Alternatif yang lebih aman adalah menggunakan kertas khusus makanan, daun alami seperti daun pisang, atau wadah food grade. Bahan-bahan ini dirancang untuk aman bersentuhan langsung dengan makanan tanpa menimbulkan risiko kontaminasi.

Secara keseluruhan, kebiasaan membungkus makanan dengan koran bekas sebaiknya dihindari karena berpotensi membahayakan kesehatan. Edukasi masyarakat tentang pentingnya kemasan yang aman menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....