Prestasi Dua Siswa MAN Fakfak bertugas di Paskibra HUT RI ke 81

  • 24 Agt 2026 13:41 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Fakfak memberikan apresiasi atas prestasi dua siswanya yang dipercaya menjalankan tugas penting dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Kedua siswa tersebut yakni Chalisa Reyhana Karoror yang bertugas sebagai pembawa baki Paskibraka Kabupaten Fakfak dan Muhammad Bilhaqhi Ramaditya Ateta yang dipercaya menjadi Komandan Pleton (Danton) Paskibraka Provinsi Papua Barat.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MAN Fakfak, Siti Fatimah Fadirubun, mengatakan terpilihnya dua siswa tersebut menjadi kebanggaan sekaligus kehormatan bagi pihak madrasah karena keduanya mendapat tugas yang sangat penting dalam pelaksanaan upacara.

“Alhamdulillah, suatu kebanggaan dan kehormatan bagi sekolah kami, karena terdapat dua siswa kami yang memang tugasnya sangat inti dan tentunya menjadi pusat perhatian bagi banyak orang,” kata Siti Fatimah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan MAN Fakfak, Siti Fatimah Fadirubun,

Menurutnya, pengalaman selama mengikuti proses seleksi hingga pelatihan Paskibraka diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan tugas saja, tetapi dapat membentuk karakter kedua siswa untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan proses pembelajaran di madrasah.

Ia menekankan pentingnya mempertahankan kedisiplinan, rasa cinta terhadap Indonesia, serta kekuatan mental. “Karakter yang sudah dibentuk pada saat proses pelatihan Paskibraka itu harus terus membekas sampai dengan nantinya mereka menempuh pembelajaran dan sampai dengan masa depan mereka,” ujarnya.

Siti Fatimah juga berharap kedua siswa tersebut dapat menjadi contoh sekaligus inspirasi bagi siswa lainnya, khususnya dalam hal disiplin, ketangguhan mental, nasionalisme, serta rasa tanggung jawab. Pihak madrasah juga berencana memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih keduanya.

Sementara itu, Chalisa Reyhana Karoror mengaku sempat merasa gugup ketika pertama kali dipercaya menjadi pembawa baki. Menurutnya, tugas tersebut memiliki tanggung jawab besar karena harus membawa bendera Merah Putih dalam prosesi upacara.

“Perasaan saya pertama kalinya itu lumayan gugup karena ditunjuk sebagai pembawa baki, karena termasuk tugas yang lumayan berat. Terus juga senang,” kata Chalisa. Ia mengungkapkan, selama latihan pasukan delapan mendapatkan porsi latihan lebih banyak dibandingkan pasukan lainnya.

Chalisa Reyhana Karoror, Siswi MAN Fakfak Pembawa Baki Paskibra Kabupaten Fakfak

Chalisa juga menceritakan dirinya sempat menjalani tes mental selama tiga hari. Rasa gugup kembali muncul ketika harus berhadapan langsung dengan Bupati Fakfak saat pelaksanaan tugas. “Ada rasa gugup, terus tangan juga lumayan dingin karena langsung berhadapan dengan Bapak Bupati Kabupaten Fakfak. Tapi alhamdulillah bisa dengan aman,” ujarnya.

Di sisi lain, Muhammad Bilhaqhi Ramaditya Ateta mengaku bangga karena dapat membawa nama baik Fakfak dan MAN Fakfak ke tingkat Provinsi Papua Barat. Ia menjelaskan, tugas Danton antara lain memberikan aba-aba dalam pembukaan dan penutupan formasi serta rangkaian pengibaran dan penurunan bendera. “Saya sangat bangga karena bisa membawa nama baik Fakfak, nama baik sekolah ke tingkat provinsi dan menjadi Danton di Paskibraka pada tanggal 17 Agustus 2026,” katanya. Ia berharap kedisiplinan yang diperoleh selama sekitar 25 hari menjalani latihan di tingkat provinsi dapat terus diterapkan setelah kembali ke sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....