Ketua STIA Asy-Syafi'iyah Dorong Mahasiswa Menjadi Agen Perubahan Melalui KKN

  • 29 Jul 2026 14:15 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - STIA Asy-Syafi’iyah Fakfak resmi memulai rangkaian pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXV Tahun Akademik 2025–2026 sebagai persiapan bagi mahasiswa sebelum diterjunkan ke berbagai lokasi pengabdian masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di kampus STIA Asy-Syafi’iyah Fakfak, Selasa, 28 Juli 2026, menjadi tahapan penting untuk membekali peserta dengan pemahaman akademik, etika, dan kesiapan menghadapi dinamika di lapangan.

Pembekalan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 28 Juli hingga 1 Agustus 2026, diikuti seluruh mahasiswa peserta KKN. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua I STIA Asy-Syafi’iyah Fakfak Zulfiqar W. Bauw, S.E., M.M., Wakil Ketua II Hj. Rina Idrus, S.E., M.Si., Sekretaris LP2M Hj. Rima Idrus, S.H., M.Hum., jajaran dosen, serta para mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

Ketua STIA Asy-Syafi’iyah Fakfak, Drs. H. Mustagfirin, M.Si., dalam sambutannya mengatakan bahwa KKN merupakan proses pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk memahami kehidupan sosial masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.

"KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan memahami persoalan masyarakat secara langsung. Dari sanalah lahir pengalaman yang tidak akan diperoleh di dalam ruang kelas," ujar Mustagfirin.

Ia menekankan pentingnya sikap adaptif selama berada di lokasi KKN. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri dengan budaya, kebiasaan, dan kondisi masyarakat setempat tanpa mengedepankan ego maupun cara pandang pribadi. Pendekatan yang humanis dinilai menjadi kunci agar program kerja yang dirancang dapat diterima dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Mustagfirin mengingatkan bahwa berbagai keterbatasan yang mungkin ditemui di lokasi penempatan harus dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran. "Jangan menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti berkarya. Justru di situlah karakter, kepemimpinan, dan semangat pengabdian seorang mahasiswa akan diuji. Jadilah agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi melalui ilmu dan keteladanan," tegasnya.

Melalui pembekalan KKN Angkatan XXV ini, STIA Asy-Syafi’iyah Fakfak berharap seluruh mahasiswa siap menjalankan pengabdian secara profesional, menjunjung tinggi etika akademik, serta mampu membangun kolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah setempat. Kampus juga optimistis pelaksanaan KKN tahun ini akan menghasilkan berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa sebagai calon lulusan yang siap mengabdi kepada bangsa dan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....