SMK Yapis Fakfak Laksanakan UKK Untuk Tingkatkan Kompetensi
- 27 Jan 2026 12:02 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - SMK Yapis Fakfak akan melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi seluruh siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Januari 2026, sebagai bagian dari tahapan akhir evaluasi kompetensi siswa sebelum dinyatakan lulus.
UKK ini bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa sesuai dengan standar industri dan dunia kerja, sekaligus memastikan bahwa lulusan SMK Yapis Fakfak memiliki kemampuan yang relevan dengan bidang keahliannya masing-masing. Ketua Pelaksana UKK SMK Yapis Fakfak Tahun 2026, Rustam Kafara, menjelaskan bahwa UKK merupakan tahapan penting yang wajib diikuti seluruh siswa kelas XII. “Uji Kompetensi Keahlian ini adalah salah satu tahapan penting yang harus diikuti oleh siswa-siswi SMK Yapis Fakfak karena selama dua sampai tiga tahun mereka mengikuti teori di dalam kelas,” ujarnya.
Ia menambahkan, UKK menjadi momen untuk menguji seluruh materi yang telah dipelajari selama tiga tahun. “Tahapan ini adalah yang terpenting untuk menguji keseluruhan teori yang mereka pelajari tentang ketercapaian mereka dalam proses pembelajaran selama tiga tahun,” kata Rustam.
Menurut Rustam, materi UKK disesuaikan dengan kompetensi keahlian masing-masing jurusan yang ada di SMK Yapis Fakfak. “Kami memiliki tujuh jurusan, yaitu Pemasaran, Akuntansi Keuangan Lembaga, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, Teknik Komputer dan Jaringan, Tata Busana, Desain Komunikasi Visual, serta Boga dan Kuliner. Materi yang diuji tentu sesuai dengan kompetensi di jurusan masing-masing,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, UKK melibatkan penguji internal dan eksternal dari dunia industri dan instansi terkait. “Pengujinya ada dari internal sekolah dan juga penguji luar. Misalnya jurusan kuliner, pengujinya dari Hotel Grand, chef-chef dari sana kita undang untuk menguji,” ujar Rustam.
Ia menyebutkan, untuk jurusan lain penguji juga berasal dari lembaga yang relevan. “Untuk TKJ misalnya dari politeknik, kemudian untuk akuntansi dari pemerintah daerah, seperti Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, dan jurusan lainnya disesuaikan,” katanya.
Pelaksanaan UKK dilakukan melalui ujian teori dan praktik. “Yang diuji adalah nilai tertulis dan praktik. Hari pertama teori, hari kedua praktik. Soal-soalnya sudah disesuaikan dengan standar yang ditetapkan dari pusat dan kemudian disesuaikan dengan sekolah,” ungkap Rustam.
Rustam menegaskan bahwa UKK menjadi salah satu penentu kelulusan siswa. “UKK ini wajib diikuti karena ini menguji kompetensi terakhir mereka selama tiga tahun belajar di SMK Yapis Fakfak. Jumlah siswa kelas XII yang mengikuti UKK tahun ini sebanyak 165 orang dari tujuh jurusan,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....