Peran Strategis Bunda PAUD Dorong Layanan Pendidikan Anak

  • 27 Nov 2025 11:32 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Predikat Bunda PAUD merupakan sebutan yang melekat pada istri kepala pemerintahan, mulai dari tingkat negara hingga kampung. Gelar tersebut diberikan mulai dari Bunda PAUD Negara yang dijabat istri Presiden, Bunda PAUD Provinsi oleh istri Gubernur, Bunda PAUD Kabupaten/Kota oleh istri Bupati atau Wali Kota, hingga Bunda PAUD Kampung oleh istri Kepala Kampung atau Lurah. Peran strategis ini kembali menjadi sorotan dalam Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025 yang berlangsung pada 12–14 November 2025 di Jakarta.

Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, La Sadia, menjelaskan bahwa kegiatan apresiasi tersebut merupakan ajang penting bagi seluruh Bunda PAUD dari berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan ini mempertemukan para penggerak layanan pendidikan anak usia dini dari 514 kabupaten/kota untuk saling berbagi informasi dan praktik baik.

Menurut La Sadia, kehadiran para Bunda PAUD dari seluruh daerah menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam memperkuat layanan PAUD. “Pada saat apresiasi, seluruh kabupaten/kota di Indonesia turut hadir untuk mendapatkan informasi akan pentingnya PAUD di setiap daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan Bunda PAUD memiliki posisi strategis dalam mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini. Peran tersebut menjadi pintu masuk penting untuk membantu pemerintah mewujudkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045.

La Sadia menyebut, penguatan fondasi pendidikan tidak dapat dipisahkan dari layanan PAUD yang berkualitas. “Jika fondasi pendidikan di PAUD kuat, maka generasi emas 2045 pasti akan terwujud,” jelasnya.

Selain itu, ia menyinggung kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun yang menempatkan satu tahun pendidikan anak usia dini sebagai bagian penting yang wajib dilalui. Keberadaan Bunda PAUD dinilai sangat relevan dalam mendukung kebijakan tersebut melalui peran advokasi dan penguatan layanan di wilayah masing-masing.

Bunda PAUD Kabupaten Fakfak, kata La Sadia, juga turut hadir dalam rangkaian apresiasi nasional tersebut. Kehadiran para Bunda PAUD di berbagai level setiap tahunnya dianggap penting untuk membangun sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam hal arah kebijakan PAUD.

Kegiatan apresiasi tidak hanya menjadi ruang temu, tetapi juga bentuk penghargaan kepada para Bunda PAUD yang telah melakukan berbagai terobosan dalam memperluas layanan pendidikan anak usia dini. Pemerintah pusat memberikan apresiasi sebagai bentuk dukungan terhadap peran strategis mereka.

“Penghargaan ini diberikan karena Bunda PAUD di setiap daerah telah melakukan terobosan dan terus memberikan motivasi untuk mengadvokasi layanan PAUD,” tambah La Sadia, menutup keterangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....