Polinef Mantapkan Riset Unggulan di Usia Ke-13

  • 20 Nov 2025 13:38 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak: Memasuki usia ke-13 tahun, Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) terus menunjukan perkembangan signifikan dalam bidang riset dan kontribusi terhadap masyarakat. Kampus vokasi ini dinilai semakin matang dalam menyiapkan berbagai inovasi yang berorientasi pada kebutuhan daerah. Sukron Anas, salah satu dosen Polinef, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan lembaga tersebut, terutama terkait konsistensi riset yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

“Polinef telah berhasil menjalankan riset nasional selama tiga tahun berturut-turut, sebuah pencapaian yang membuktikan kualitas akademik kampus,”tuturnya. Ia menjelaskan beberapa riset bahkan mendapatkan pengakuan dan kesempatan untuk dipresentasikan dalam ajang tingkat nasional.

Salah satu hasil riset yang menonjol adalah inovasi pembuatan es balok yang diperuntukkan bagi nelayan, yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat pesisir Fakfak. Ia menyebutkan bahwa pembuatan es balok itu sangat dibutuhkan oleh nelayan, khususnya di wilayah Pakuak di mana aktivitas penangkapan ikan cukup tinggi.

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan ketahanan ikan hasil tangkapan dapat terjaga lebih lama sehingga meningkatkan nilai ekonominya. “Harapan kami riset ini dapat memperkuat sektor perikanan di Fakfak,” ujarnya.

Sukron menambahkan bahwa ke depan Polinef menargetkan pengembangan riset-riset baru, terutama yang berfokus pada pengolahan hasil laut seperti pengolahan ikan dan turunan lainnya. Menurutnya, inovasi di bidang ini masih terbuka lebar dan sangat dibutuhkan untuk mendukung potensi kelautan daerah. Selain itu, ia menilai bahwa pengembangan riset harus terus dilakukan agar kampus tetap adaptif terhadap perubahan dan kebutuhan industri.

Sebagai tenaga pendidik, Sukron berharap Polinef dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Fakfak. Ia juga berharap para mahasiswa semakin mudah terserap di dunia kerja melalui hasil riset, pelatihan, dan kompetensi yang diperoleh selama studi.

“Di usia ke-13 ini, Polinef bukan lagi kampus muda. Harapan kami Polinef semakin jaya dan mampu menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia Timur,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....