SMK Yapis Fakfak Laksanakan TKA Selama Dua Hari
- 03 Nov 2025 11:04 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dilaksanakan di SMK Yapis Fakfak Tahun 2025 merupakan bagian dari program pemerintah, meski sifatnya tidak wajib. Hal tersebut disampaikan oleh Panitia Pelaksana sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik SMK Yapis Fakfak, Rustam Kafara, saat ditemui di sela-sela pelaksanaan TKA, Senin (3/11/2025). Menurutnya, meskipun tidak diwajibkan, TKA memiliki peran penting bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi.
Rustam menjelaskan, hasil TKA ini digunakan sebagai bahan referensi perguruan tinggi dalam menilai kemampuan akademik siswa. “Selama ini penilaian hanya berdasarkan hasil rapor, sedangkan perguruan tinggi membutuhkan dasar penilaian yang lebih komprehensif. Karena itu, mereka menjadikan TKA sebagai salah satu acuan seleksi,” jelasnya.
TKA di SMK Yapis Fakfak dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan sejumlah mata pelajaran. Untuk materi wajib, para siswa diuji dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Selain itu, peserta juga memilih dua mata pelajaran tambahan sesuai dengan minat dan rencana studi lanjut mereka. “Pilihan ini menyesuaikan dengan keinginan siswa, tergantung nanti mereka mau lanjut kuliah di jurusan apa,” ujar Rustam.
Ia menambahkan, sebelum menentukan mata pelajaran pilihan, pihak sekolah mengimbau siswa untuk berdiskusi dengan orang tua. “Kita arahkan supaya siswa dan orang tua bisa meyakinkan diri sejak awal tentang rencana melanjutkan pendidikan. Jadi mereka tahu mata pelajaran mana yang paling relevan dengan tujuan ke depan,” tambahnya.
Rustam menyebutkan, jumlah siswa di SMK Yapis Fakfak tahun ini sebanyak 170 orang. Namun, total peserta yang terdaftar mengikuti TKA mencapai 191 siswa. Dari jumlah tersebut, terdapat 19 siswa yang tidak mengikuti ujian dengan berbagai alasan. “Ada yang sejak awal menandatangani pernyataan tidak ikut, ada pula yang sudah tidak aktif lagi di sekolah,” jelasnya.

Panitia Pelaksana sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik SMK Yapis Fakfak, Rustam Kafara.
Bagi siswa yang mengikuti TKA, mereka akan menerima sertifikat resmi yang memuat nilai dari setiap mata pelajaran yang diujikan. Sertifikat ini nantinya dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan perguruan tinggi untuk seleksi jalur prestasi. “Sertifikat TKA ini sangat penting, terutama bagi yang ingin masuk ke perguruan tinggi tanpa tes umum. Nilainya akan jadi pertimbangan penting,” kata Rustam.
Rustam juga menegaskan, bagi siswa yang tidak mengikuti TKA, tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau mengikuti seleksi masuk TNI maupun Polri. “Bisa kuliah, bisa tes tentara juga. Hanya saja kami khawatir, nanti sertifikat TKA akan menjadi salah satu dokumen pertimbangan dalam seleksi,” ujarnya.
Pelaksanaan TKA di SMK Yapis Fakfak berlangsung dengan pengawasan ketat. Rustam menyebutkan seluruh proses ujian diawasi langsung oleh pengawas silang dan dipantau dari pusat melalui sistem daring. “Semua penilaian ditentukan oleh pusat, dan ruang ujian dipantau melalui kamera yang terhubung langsung ke pusat lewat Zoom. Jadi, semuanya transparan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....