Program Kecakapan Kerja 2025 Fokus Aplikasi Perkantoran Fakfak
- 14 Okt 2025 11:39 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Henggi Net Courses Solution melaksanakan Program Kecakapan Kerja (PKK) Jenis Keterampilan Aplikasi Perkantoran bagi masyarakat putus sekolah serta para guru PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK sederajat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, tahun 2025. Program ini menjadi salah satu upaya lembaga dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di daerah, agar siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.
Ketua LKP Henggi Net, Basri Wanto, menjelaskan, tujuan utama dari program PKK ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM di Provinsi Papua Barat, khususnya di Kabupaten Fakfak. “Kami ingin membekali peserta didik dengan keterampilan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sehingga mereka siap bekerja, bersertifikat, dan mampu mengurangi pengangguran,” ujarnya.
Basri menambahkan, program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan produktivitas tenaga kerja Indonesia secara nasional maupun global. Menurutnya, penguasaan aplikasi perkantoran merupakan keterampilan dasar yang sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang pekerjaan, baik di sektor pemerintahan, pendidikan, maupun industri.
Ia menjelaskan, keputusan untuk fokus pada pelatihan aplikasi perkantoran didasari oleh hasil pengamatan terhadap kebutuhan masyarakat Fakfak yang terus berkembang. “Kita melihat bahwa keterampilan ini sangat dibutuhkan, apalagi dengan adanya beberapa perusahaan besar yang mulai beroperasi di Fakfak, seperti proyek pembangunan Pupuk Kaltim dan LNG Tangguh di Teluk Bintuni,” kata Basri.
Adapun jumlah peserta dalam program ini ditargetkan sebanyak 200 orang, terdiri dari berbagai jenjang pendidikan — mulai dari SD, SMP, SMA hingga SMK sederajat — dengan masing-masing kelompok sebanyak 40 peserta. Program ini dirancang agar inklusif, memberi kesempatan kepada berbagai kalangan untuk memperoleh keahlian baru yang aplikatif.
/tomhh2as1r4741e.jpeg)
Materi pembelajaran mengacu pada Kurikulum Berbasis Kompetensi sesuai standar SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia). Basri menyebutkan, pelatihan berlangsung selama dua bulan penuh dengan total waktu belajar 160 jam. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan bimbingan intensif dari instruktur berpengalaman di bidang teknologi perkantoran.
Untuk sertifikasi, LKP Henggi Net bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Sibernatika yang berpusat di Tangerang. Setiap peserta akan mengikuti Uji Kompetensi (UJK) secara daring yang diawasi langsung oleh pihak LSK guna memastikan standar kualitas lulusan sesuai ketentuan nasional.
Basri berharap, melalui program ini para peserta mampu memahami dan mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh di dunia kerja dan industri. “Kami ingin mereka tidak hanya selesai belajar, tetapi tetap berhubungan dengan LKP. Kami siap membantu 24 jam jika ada kebutuhan atau pertanyaan dari peserta. Prinsip kami, memberikan pelayanan terbaik untuk peningkatan kualitas mereka,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....