Kepala MTs Fakfak : KBM Dimulai Usai Matsama
- 04 Agt 2025 11:56 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Fakfak resmi memulai proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran 2025/2026 pada Senin, 21 Juli 2025. Kepala MTs Negeri Fakfak, La Boisi menjelaskan, sebelum KBM dimulai, pihaknya terlebih dahulu melaksanakan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) bagi peserta didik baru.
La Boisi mengatakan, tahun pelajaran 2025/2026 dimulai sejak tanggal 14 Juli 2025, namun hari tersebut hanya digunakan sebagai hari pertama masuk sekolah untuk persiapan awal. Kegiatan Matsama sendiri dilaksanakan selama tiga hari, terhitung sejak tanggal 16 hingga 18 Juli 2025 sebagai tahap pengenalan lingkungan madrasah bagi siswa baru.
“Pelaksanaan KBM baru dimulai pada tanggal 21 Juli karena kami memberi waktu kepada siswa baru untuk beradaptasi terlebih dahulu melalui kegiatan Matsama. Ini penting agar mereka lebih siap secara mental dan emosional dalam mengikuti pembelajaran,” jelas La Boisi, Senin (4/8/2025).
Dalam pelaksanaan pembelajaran tahun ini, MTs Negeri Fakfak mengadopsi kurikulum terbaru yaitu Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini menekankan pada pendekatan yang lebih fleksibel dan berpusat pada siswa. Salah satu implementasinya adalah pengenalan program Proyek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA), yang merupakan bentuk adaptasi madrasah terhadap pembaruan pendidikan nasional.
La Boisi menambahkan, seluruh pelaksanaan KBM tahun ini disesuaikan dengan arahan Kementerian Agama serta Kemendikbudristek, termasuk dalam hal struktur kurikulum, metode pembelajaran, dan evaluasi. "Kami berkomitmen untuk terus mengikuti pembaruan yang berlaku agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan sesuai perkembangan zaman," katanya.
Terkait jumlah siswa dalam kelas, MTs Negeri Fakfak menerapkan ketentuan maksimal 32 siswa per rombongan belajar (rombel) sesuai regulasi Kementerian Agama dan Kemendikbud. Jika melebihi jumlah tersebut, maka sistem pendataan siswa seperti Emis (Education Management Information System) akan secara otomatis menolak input data tersebut.
“Standar ruang kelas untuk tingkat SMP atau Madrasah Tsanawiyah adalah 7x9 meter, yang memang dirancang untuk kapasitas maksimal 32 siswa. Ini demi menjamin efektivitas pembelajaran dan kenyamanan siswa di kelas,” pungkas La Boisi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....