Pembekalan Peserta Afirmasi Pendidikan Digelar Langsung di Fakfak

  • 22 Jul 2025 12:17 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga menyampaikan perkembangan terbaru terkait hasil seleksi Program Afirmasi Pendidikan (ADik) tahun 2025. Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan untuk memberikan kesempatan pendidikan tinggi kepada anak-anak dari wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta anak-anak asli Papua.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Muhammad Tahir Patiran menjelaskan, proses rekrutmen telah dilaksanakan sesuai ketentuan. Namun, tahun ini terjadi perubahan mekanisme pengumuman kelulusan yang menyebabkan kendala teknis. “Jika sebelumnya hasil kelulusan disampaikan dalam bentuk SK dan lampiran, tahun ini langsung keluar melalui akun masing-masing siswa, sehingga sempat membingungkan,” ujarnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pihak dinas melakukan koordinasi langsung ke Jakarta. Hasilnya, Kabupaten Fakfak kembali menjadi daerah dengan jumlah penerimaan terbanyak di Provinsi Papua Barat. Dari total 125 pendaftar, 47 siswa asal Fakfak dinyatakan lolos. “Namun dari 47 itu, tiga orang mengundurkan diri, mungkin karena lokasi kampus yang cukup jauh seperti di Pulau Jawa,” kata Patiran.

Ia menambahkan, lokasi perguruan tinggi tujuan tersebar di berbagai daerah, seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Jawa, Bali, hingga Aceh. “Jarak seharusnya bukan masalah, karena kesempatan menuntut ilmu itu bisa dari mana saja,” imbuhnya. Dirinya juga menekankan pentingnya kesiapan mental peserta dalam menghadapi tantangan pendidikan di luar daerah.

Dijelaskan pula para peserta program afirmasi akan mendapatkan pembekalan pada 29 Juli mendatang di Fakfak. Tidak seperti tahun sebelumnya yang mewajibkan pembekalan di Manokwari, kali ini tim dari provinsi akan langsung datang ke Fakfak. “Rencananya pembekalan dimulai pukul 14.00 WIT setelah tim tiba pada pagi harinya,” tambah Patiran.

Program Afirmasi Pendidikan ini ditanggung penuh oleh negara. Setiap peserta akan menerima bantuan dari Kementerian, provinsi, dan kabupaten. “Jika dikelola dengan baik, bantuan yang diterima per triwulan bahkan setara gaji PNS golongan II. Jadi sebenarnya ini sudah sangat meringankan beban orang tua,” jelasnya.

Tahir menegaskan, seluruh peserta yang lolos memiliki latar belakang sesuai kriteria, yakni berasal dari wilayah 3T, anak asli Papua, dan daerah-daerah yang masuk kategori afirmasi. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, karena pendidikan adalah kunci utama dalam membangun masa depan Fakfak yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....