Akhir Tahun 2025, Nasabah Pegadaian Fakfak Kian Ramai
- 23 Des 2025 11:34 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak : Menjelang akhir tahun 2025, kunjungan masyarakat Kabupaten Fakfak ke Kantor PT Pegadaian Cabang Fakfak terpantau mengalami peningkatan. Kondisi ini terlihat dari ramainya nasabah yang datang untuk melakukan berbagai transaksi, baik gadai maupun penebusan barang jaminan.
Kepala PT Pegadaian Cabang Fakfak, Yuwono Fajar Yanto, mengatakan peningkatan kunjungan tersebut sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Ia menilai situasi ini berkaitan erat dengan kondisi ekonomi masyarakat di penghujung tahun.
“Kalau saya lihat, cukup meningkat, karena kondisi saat ini masyarakat di akhir-akhir tahun ini lagi banyak pegang uang,” ujar Yuwono saat ditemui di Kantor Pegadaian Cabang Fakfak.
Menurutnya, meningkatnya likuiditas masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya pencairan tunjangan hari raya (THR) serta pencairan anggaran sejumlah proyek yang berjalan di daerah tersebut. Hal ini mendorong masyarakat untuk datang ke Pegadaian.
“Disamping faktor pencairan THR, juga mungkin ada pencairan anggaran proyek, jadi banyak juga nasabah yang datang untuk menebus barang,” jelasnya.
Melihat kondisi tersebut, pihak Pegadaian Cabang Fakfak justru menyarankan nasabah agar tidak terburu-buru menebus barang jaminan, khususnya emas. Yuwono menyebut, Pegadaian lebih mengarahkan nasabah ke produk investasi emas, seperti emas angsuran dan emas batangan.
“Kita lebih menyarankan nasabah dialihkan ke investasi emas angsuran atau emas batangan, karena kita berpikir soal risiko keamanan kalau barang jaminan emas disimpan di rumah,” katanya.
Ia menambahkan, pertimbangan keamanan menjadi penting mengingat belakangan ini tingkat kerawanan pencurian di Fakfak mulai meningkat. Oleh karena itu, Pegadaian menyarankan penebusan dilakukan setelah tahun baru demi mengurangi risiko.
“Demi keamanan, karena risiko pencurian di Fakfak akhir-akhir ini sudah mulai meningkat, apalagi dengan banyaknya pendatang dari luar,” tutup Yuwono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....