Dukungan Distrik dan Kampung Perkuat Sosialisasi Pala Unggul Fakfak

  • 29 Apr 2026 22:16 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan terus memperkuat implementasi kebijakan penataan tata niaga pala sebagai komoditas unggulan daerah. Upaya ini dilakukan melalui sosialisasi jemput bola hingga ke distrik dan kampung. Langkah tersebut bertujuan memastikan kebijakan benar-benar dipahami oleh petani pekebun.

Kebijakan dimaksud tertuang dalam Surat Edaran Bupati Fakfak Nomor 500.8/249/BUP/2026 tentang Penetapan Harga Pembelian Pala Mentah Berkualitas. Edaran ini mengatur standar pala tua betul, matang sempurna, dan dipetik tepat waktu. Pemerintah berharap kebijakan ini mampu menjaga kualitas sekaligus meningkatkan nilai jual pala di tingkat petani.

Sosialisasi dilakukan di sejumlah distrik sentra pala seperti Kayauni, Kokas, dan Kramongmongga. Kegiatan ini melibatkan kepala distrik, kepala kampung, serta tokoh masyarakat setempat. Pemerintah ingin memastikan pesan kebijakan tersampaikan secara langsung hingga ke akar rumput.

Kabid Perlindungan Tanaman Dinas Perkebunan Fakfak, Konstantinus Uswanas, mengatakan keberhasilan kebijakan sangat bergantung pada dukungan semua pihak. Terutama aparat distrik dan kampung yang berperan sebagai ujung tombak penyampaian informasi kepada petani.

“Kami akan terus turun langsung ke distrik dan kampung penghasil pala untuk memastikan edaran Bupati ini dipahami hingga ke tingkat petani dan pengumpul pala,” ujar Konstantinus.

Ia menambahkan, edukasi kepada petani menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan pola panen. Petani diharapkan memanen pala pada tingkat kematangan sempurna. Hal ini diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas dan harga jual.

Kepala Distrik Kayauni, Jefri Hindom, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis pemerintah daerah. Menurutnya, kebijakan ini sangat berpihak kepada petani pekebun pala.

“Penetapan standar harga ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk meningkatkan mutu hasil panen. Ini bukan hanya soal harga, tetapi membangun tata kelola pala yang lebih bermartabat,” katanya.

Dukungan juga datang dari Kepala Kampung Kayauni, Sadrak Peheberot. Ia menegaskan kesiapan pemerintah kampung dalam meneruskan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami siap membantu menyampaikan kepada petani bahwa kualitas pala menentukan nilai jual. Jika dipanen dengan baik, tentu hasilnya lebih menguntungkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Mamur , Roy Gewab menyebut kebijakan ini memberikan arah yang jelas bagi petani. Selama ini, petani cenderung menjual hasil panen secara cepat tanpa memperhatikan kualitas.

“Melalui sosialisasi ini, masyarakat mulai memahami bahwa pala berkualitas memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Kami siap mendukung penuh program ini,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap melalui sosialisasi jemput bola ini dapat terbangun kesamaan persepsi di semua tingkatan. Sinergi antara pemerintah distrik, kampung, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan program.

Program Strategis Pala Unggul Fakfak pun diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Selain menjaga kualitas, tata niaga pala yang sehat dan adil juga terus diperkuat. Pemerintah optimistis pala Fakfak akan semakin berdaya saing di pasar yang lebih luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....