Disnakertrans Fakfak Tingkatkan Pelatihan Kerja bagi Generasi Muda
- 24 Apr 2026 07:47 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Fakfak terus berupaya meningkatkan peluang kerja bagi generasi muda melalui berbagai program pelatihan kompetensi yang direncanakan berjalan sepanjang tahun 2026. Program ini difokuskan pada peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia industri yang semakin menuntut keahlian khusus.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Fakfak, Ishak Samuel Patipi, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja. “Untuk tahun 2026 ini, kita sudah merancang beberapa pelatihan yang akan dilaksanakan, seperti pengelasan dan pelatihan security,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi jumlah peserta yang dapat direkrut dalam setiap program pelatihan. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan kesempatan bagi masyarakat dengan menyesuaikan jumlah peserta dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Selain program yang dikelola langsung di Fakfak, terdapat pula pelatihan berbasis komputer yang saat ini sudah berjalan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) terpusat di Sorong. Program ini menjadi bagian dari kolaborasi lintas daerah untuk memperluas akses pelatihan bagi pencari kerja di Fakfak.
Menurut Ishak, pihaknya masih menunggu informasi lanjutan terkait dukungan anggaran dan program dari BLK Sorong dalam beberapa bulan ke depan. “Dalam waktu dekat, kita akan mendapatkan informasi tambahan terkait pelatihan yang bisa diikuti masyarakat Fakfak,” katanya.
Ia menambahkan, setiap pembukaan rekrutmen pelatihan akan diumumkan secara terbuka melalui media sosial resmi Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Fakfak. Informasi tersebut dapat diakses melalui akun Facebook Disnakertrans Fakfak serta platform media sosial lainnya yang terintegrasi dengan BLK.
Saat ini, Dinas juga tengah melakukan berbagai persiapan teknis sebelum membuka pendaftaran, termasuk pengadaan peralatan pelatihan dan koordinasi dengan pihak terkait. Untuk pelatihan security, misalnya, diperlukan kerja sama dengan pihak kepolisian, sementara pelatihan pengelasan membutuhkan kesiapan alat yang memadai.
Ishak menegaskan bahwa program pelatihan ini sangat penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di berbagai perusahaan, termasuk sektor industri migas seperti LNG Tangguh. Ia menyebutkan bahwa permintaan tenaga kerja terampil di perusahaan tersebut terus meningkat setiap bulan.
“Banyak masyarakat yang berminat bekerja, tetapi belum memiliki keterampilan atau sertifikasi yang dibutuhkan. Karena itu, kita dorong melalui pelatihan agar mereka bisa mendapatkan sertifikat seperti SIO dan pengalaman kerja yang sesuai standar perusahaan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....