Program Dinsos Fakfak 2026 Sasar Pendidikan dan Lansia

  • 18 Feb 2026 14:18 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Dinas Sosial Kabupaten Fakfak telah mengagendakan sejumlah program dan kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang Tahun 2026. Program-program tersebut telah masuk dalam perencanaan dan dibiayai melalui Dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang disusun sejak tahun 2025.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Fakfak, Sadali La Hadalia, mengatakan bahwa, terdapat beberapa kegiatan prioritas yang telah ditetapkan dan siap dilaksanakan. Kegiatan tersebut mencakup berbagai bentuk bantuan sosial yang menyasar masyarakat penerima manfaat sesuai kategori yang telah ditentukan.

Sadali menjelaskan, penetapan kategori penerima bantuan didasarkan pada data yang bersumber dari kementerian terkait serta Badan Statistik. Data tersebut menjadi dasar awal dalam menyusun perencanaan program bantuan yang dibiayai melalui APBD.

Untuk memastikan ketepatan sasaran, Dinas Sosial akan kembali melakukan validasi data penerima bantuan. Sadali menegaskan bahwa bidang teknis akan turun langsung ke lapangan guna mengambil dan menyesuaikan data dengan kondisi aktual masyarakat.

“Data harus sesuai kondisi lapangan. Itu yang saya instruksikan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” ujar Sadali. Ia menambahkan bahwa proses pembaruan data menjadi hal penting dalam setiap program bantuan sosial.

Adapun bentuk bantuan yang direncanakan antara lain bahan makanan berupa beras, minyak goreng, kacang hijau, serta susu. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang masuk dalam kategori penerima manfaat.

Selain bantuan pangan, Dinas Sosial juga mengagendakan kegiatan yang menyentuh kebutuhan anak-anak sekolah. Bantuan tersebut meliputi buku tulis, tas sekolah, pena, pensil, dan perlengkapan belajar lainnya, yang pendataannya juga akan diperbarui oleh bidang teknis.

Dinas Sosial juga menaruh perhatian pada kelompok lanjut usia, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan fisik atau sakit karena faktor usia. Bantuan berupa kursi roda turut masuk dalam perencanaan, dengan jumlah disesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Sadali menambahkan bahwa pendataan masyarakat miskin akan terus dilakukan secara berkelanjutan karena sifatnya yang dinamis. “Masyarakat bisa berpindah, meninggal, atau berubah kondisi ekonominya,” ujarnya. Oleh karena itu, pembaruan data menjadi kebutuhan penting dalam pelaksanaan program sosial di Kabupaten Fakfak pada Tahun Anggaran 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....