Pekebun Diminta Siap Lahan Sambut Program KAPALA EMAS
- 16 Feb 2026 09:38 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pemerintah daerah melalui Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak melaporkan progres pendataan Program KAPALA EMAS (Kawasan Pala Ekonomi Masyarakat Sejahtera) telah mencapai sekitar 50 persen dari target 1.000 hektar perluasan lahan pala pada Tahun Anggaran 2026.
Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, mengatakan capaian tersebut setara sekitar 524 hektar lahan yang telah terdata melalui proses pendampingan langsung kepada pekebun serta verifikasi lokasi di lapangan.
“Progres ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Partisipasi pekebun menjadi modal utama untuk membangun kawasan pala yang terencana, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Program KAPALA EMAS merupakan langkah strategis penguatan komoditas pala sebagai sektor unggulan ekonomi daerah di Fakfak. Pengembangannya tidak hanya berfokus pada perluasan tanam, tetapi juga terintegrasi dengan kebijakan nasional hilirisasi perkebunan.
“Konsepnya bukan sekadar menanam, tetapi juga meningkatkan produktivitas, kualitas hasil, sampai pengolahan pascapanen agar pala Fakfak memiliki nilai tambah dan daya saing,” kata Widhi.
Program ini didukung skema Tugas Pembantuan APBN 2026 yang diarahkan pada penguatan daya saing komoditas, pembangunan kawasan berbasis kelompok tani terdata, serta peningkatan pendapatan pekebun.

Dinas Perkebunan mengimbau masyarakat yang telah terdata maupun yang berminat agar segera menyiapkan lahan. Tahapan tersebut meliputi pembersihan semak, penegasan batas lahan, memastikan status lahan tidak sengketa, serta memprioritaskan lahan terbuka atau bekas kebun lama.
Menurutnya, kesiapan lahan menjadi indikator penting keberhasilan program. Semakin cepat lahan siap tanam, semakin cepat pula bantuan dan pengembangan kawasan dapat direalisasikan.
Pemerintah daerah berharap momentum capaian pendataan ini dapat mendorong lebih banyak pekebun bergabung sehingga program KAPALA EMAS mampu memperkuat posisi Fakfak sebagai pusat pala unggul berbasis hilirisasi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....