Pelestarian Alam Fakfak Lewat Edukasi Kupu-Kupu

  • 24 Mei 2025 19:10 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Keanekaragaman hayati di Tanah Papua terus menampakkan keindahannya. Di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, fenomena unik muncul setiap pagi di kawasan Torea, Distrik Pariwari, ketika kawanan kupu-kupu kuning beterbangan dan menghiasi pepohonan serta dedaunan sejak pukul 06.00 WIT. Pemandangan ini menjadi bukti nyata alam Fakfak masih menyimpan kekayaan flora dan fauna yang belum banyak dikenal.

Kupu-kupu kuning yang menarik perhatian warga setempat itu teridentifikasi sebagai Eurema hecabe, atau yang dikenal luas dengan nama Common Grass Yellow. Ketua Komunitas Pecinta Kupu-kupu Fakfak, Anggrid Wibisono menjelaskan, kupu-kupu ini memiliki ciri khas sayap berwarna kuning lemon yang mencolok dan hidup di wilayah tropis seperti Papua.

Menurut Anggrid, kemunculan Eurema hecabe di Fakfak bukanlah kejadian luar biasa.

"Sebagai bagian dari kawasan Pasifik, wilayah ini memang menjadi salah satu habitat alami spesies tersebut, seperti halnya di Afrika, Australia, dan Oceania. Fakta ini menegaskan bahwa Papua tidak hanya kaya akan keindahan visual, tetapi juga penting dalam peta ekologi global"terangnya.

Yang lebih menarik, keberadaan kupu-kupu ini ternyata menjadi indikator kualitas lingkungan yang masih terjaga.

“Kalau kupu-kupu masih bisa hidup dan beterbangan bebas, itu tandanya lingkungan kita masih sehat,” ujar Anggrid. Ia pun mengajak masyarakat Fakfak untuk menjaga habitat alami serangga ini demi kelangsungan ekosistem.

Lebih jauh, Anggrid melihat potensi wisata dari fenomena alam tersebut. Ia menyebut kawasan Torea sangat strategis karena berada di pinggir jalan, sehingga bisa dikembangkan menjadi taman kupu-kupu alami yang menarik wisatawan.

"Selama kita menjaga lingkungan, kupu-kupu ini bisa jadi daya tarik wisata yang unik,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....