Kenapa Anak cemburu saat orang tua bermesraan?

  • 17 Apr 2026 08:49 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Cemburu pada anak saat melihat orang tua bermesraan itu hal yang cukup umum, terutama pada anak usia balita hingga awal sekolah. Reaksi ini bukan berarti anak “manja” atau “nakal”, tapi bagian dari perkembangan emosional mereka. Berikut penjelasan yang lebih utuh.

1. Anak merasa kehilangan perhatian

Bagi anak kecil, orang tua terutama ibu atau figur utama adalah pusat dunianya. Saat melihat orang tua saling menunjukkan kasih sayang (misalnya berpelukan), anak bisa merasa:

  • “Perhatian itu bukan untuk aku”
  • “Aku tersisih”

Ini memicu rasa cemburu karena mereka belum memahami bahwa cinta orang tua tidak terbagi, tapi justru bertambah.

2. Tahap perkembangan emosional (fase “posesif”)

Dalam psikologi perkembangan, anak usia 2–6 tahun sering mengalami fase posesif:

  • Mereka ingin “memiliki” orang tua sepenuhnya
  • Sulit memahami konsep berbagi kasih sayang

Ini berkaitan dengan perkembangan konsep diri dan rasa aman (attachment).

3. Anak belum memahami hubungan romantis

Anak belum mengerti perbedaan antara:

  • Cinta orang tua ke anak
  • Cinta antara pasangan (suami–istri)

Akibatnya, saat melihat kemesraan, mereka bisa menganggap itu sebagai “ancaman” terhadap hubungan mereka dengan orang tua.

4. Kebutuhan akan rasa aman

Cemburu sering muncul ketika anak merasa:

  • Kurang diperhatikan
  • Sedang lelah, lapar, atau stres
  • Mengalami perubahan (adik baru, pindah rumah, dll.)

Reaksi cemburu sebenarnya adalah sinyal bahwa mereka butuh reassurance (penegasan cinta dan keamanan).

5. Belum bisa mengelola emosi

Anak kecil belum punya kemampuan regulasi emosi yang matang. Jadi rasa cemburu bisa muncul dalam bentuk:

  • Marah
  • Menangis
  • Menyela orang tua
  • Minta digendong tiba-tiba

Cara menyikapi (yang lebih sehat)

Alih-alih melarang kemesraan, yang penting adalah membantu anak memahami dan merasa aman:

1. Beri penjelasan sederhana

“Papa sayang Mama, dan Papa juga sayang kamu.”

2. Libatkan anak

Ajak pelukan bersama supaya anak tidak merasa terpisah.

3. Tetap beri perhatian khusus

Luangkan waktu satu-satu (quality time) agar anak merasa tetap penting.

4. Validasi perasaan anak

“Kamu cemburu ya? Itu boleh, tapi Mama tetap sayang kamu.”

5. Konsisten menunjukkan kasih sayang ke anak

Ini membangun rasa aman jangka panjang.

Cemburu pada anak saat orang tua bermesraan adalah hal normal dan bagian dari perkembangan emosional. Ini bukan masalah yang harus “dihilangkan”, tapi dipahami dan diarahkan agar anak belajar,demikian di kutip Indozone.Id.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....