Warga Antusias Festival Budaya Teluk Berau Dorong UMKM Lokal

  • 13 Sep 2026 09:13 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Antusiasme warga terlihat dalam pelaksanaan Festival Budaya Teluk Berau 2026 yang digelar di Kampung Mambunibuni, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Sabtu 12 september 2026. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan respons positif terhadap upaya memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal.

Salah seorang warga sekaligus pelaku UMKM lokal dari Kampung Fior, Distrik Arguni, Juju, mengapresiasi pelaksanaan Festival Budaya Teluk Berau 2026. Ketika ditemui RRI di Pasar Mambunibuni, ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi pelestarian budaya sekaligus aktivitas perdagangan masyarakat.

"Dengan memperkenalkan budaya seperti ini, maka budaya tersebut tidak akan hilang, dan di sisi lain perdagangan juga semakin meningkat," ujar Juju kepada RRI.

Menurut Juju, festival budaya menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengenal berbagai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Pengenalan tersebut dinilai penting terutama bagi generasi muda agar mereka memahami dan ikut menjaga kekayaan budaya yang dimiliki daerah.

Selain aspek budaya, pelaksanaan festival juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang hadir. Aktivitas perdagangan di sekitar lokasi kegiatan menjadi salah satu dampak positif yang dirasakan oleh pelaku usaha lokal.

Juju berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan pada masa mendatang. Menurutnya, keberlanjutan festival akan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menampilkan budaya sekaligus memasarkan produk usaha lokal.

Festival Budaya Teluk Berau 2026 dengan tema “Qpeh Kogangandin” menghadirkan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan budaya dan kehidupan masyarakat setempat. Pasar barter tradisional menjadi salah satu daya tarik utama, selain atraksi seni, permainan lokal dan keterlibatan pelaku UMKM.

Antusiasme warga dan keterlibatan pelaku usaha menunjukkan bahwa festival tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya. Kegiatan tersebut juga berpotensi menjadi wadah penguatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan aktivitas perdagangan dan promosi produk lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....