Pasokan Tersendat, Bawang Merah Fakfak Tembus Rp.80 Ribu

  • 09 Jun 2026 13:58 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kenaikan harga bawang merah di Pasar Rakyat Thumburuni, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mulai mempengaruhi pola belanja masyarakat. Pada Senin, 8 Juni 2026, harga komoditas tersebut tercatat mencapai Rp.80.000 per kilogram di hampir seluruh lapak pedagang yang beroperasi di pasar tersebut.

Lonjakan harga itu membuat sebagian pembeli mencari alternatif agar kebutuhan dapur tetap terpenuhi. Salah satunya dengan membeli bawang campur yang terdiri dari bawang merah dan bawang putih dengan harga yang lebih terjangkau.

Safitri, salah seorang pembeli yang ditemui di Pasar Rakyat Thumburuni, mengaku harus menyesuaikan pengeluaran rumah tangga akibat kenaikan harga bawang merah dalam beberapa waktu terakhir. "Kalau bawang campur yang isinya bawang merah dan bawang putih masih mendinglah," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Di sisi lain, para pedagang menyebut kenaikan harga dipicu terbatasnya pasokan bawang merah yang masuk ke Fakfak. Kondisi tersebut menyebabkan stok tidak selalu tersedia secara rutin setiap pekan.

Salah seorang pedagang, Rendra, mengatakan distribusi bawang merah masih belum stabil sehingga berpengaruh terhadap harga jual di tingkat pasar. "Bawang merah sekarang susah juga, karena tiap minggu itu belum tentu ada," katanya.

Meski harga bawang merah mengalami kenaikan signifikan, harga bawang putih masih bertahan di kisaran Rp60.000 per kilogram. Situasi ini membuat masyarakat lebih selektif dalam berbelanja, sementara pedagang berharap pasokan kembali lancar agar harga kebutuhan pokok dapat berangsur normal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....