Owner BOTERKOEK Ungkap Pentingnya Skill dan Digital Marketing dalam Bisnis

  • 21 Apr 2026 12:38 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Perkembangan UMKM di era digital menuntut pelaku usaha untuk adaptif dan inovatif. Hal ini disampaikan oleh Najzwa Augista Khalista, owner BOTERKOEK, saat menjadi narasumber dalam program UMKM Bicara Pro 1 RRI Fakfak.

Dalam dialog tersebut, Najzwa menekankan pentingnya penguasaan skill dalam menjalankan bisnis kuliner. Menurutnya, kualitas produk tidak bisa dilepaskan dari ketelitian dalam proses pembuatan.

“Kualitas rasa itu ada di resep. Bahkan selisih satu gram bahan bisa mempengaruhi hasil akhir,” ungkapnya.

Strawberry Cheesecake (Foto: Instagram @boterkoek__

BOTERKOEK sendiri dikenal dengan produk dessert premium, seperti cheesecake yang menjadi best seller dengan harga mulai dari Rp43 ribu hingga Rp55 ribu per slice. Selain itu, terdapat varian lain seperti klepon cake seharga Rp35 ribu per slice, serta pilihan carrot cake dan red velvet.

Harga tersebut, kata Najzwa, disesuaikan dengan kualitas bahan baku yang sebagian besar didatangkan dari luar daerah seperti Jakarta dan Sorong. “Kami menggunakan bahan premium yang memang tidak tersedia di Fakfak,” jelasnya.

Dalam operasional bisnis, BOTERKOEK juga menerapkan sistem pemesanan khusus, terutama untuk custom cake yang minimal dipesan dua hari sebelumnya. Untuk kue ulang tahun atau anniversary, harga dibanderol mulai dari Rp300 ribu untuk ukuran 18 cm dan 20 cm.

Tak hanya fokus pada produk, Najzwa juga menyoroti pentingnya pemasaran digital. Ia mengakui bahwa media sosial memiliki peran besar dalam perkembangan usahanya.

“BOTERKOEK tidak akan dikenal tanpa peran platform digital. Kami banyak menggunakan Instagram dan TikTok untuk promosi,” ujarnya.

Ia juga mendorong pelaku UMKM untuk tidak ragu memanfaatkan media sosial. “Jangan malu untuk promosi. Kalau punya media sosial, harus dimanfaatkan. Rezeki itu harus dijemput,” tegasnya.

Selain itu, inovasi menjadi faktor penting agar bisnis tetap relevan di tengah persaingan. “Kita harus mengikuti tren, berani mencoba resep baru, tapi tetap konsisten dengan kualitas,” tambahnya.

Saat ini, BOTERKOEK memiliki dua karyawan tetap dan satu pekerja paruh waktu. Ke depan, Najzwa berencana membuka cafe shop di lokasi yang sama sekaligus membuka peluang kerja bagi anak muda.

“Ke depan, saya ingin buka cafe dan memberi kesempatan kerja bagi anak-anak muda yang masih bingung menentukan langkah,” katanya.

BOTERKOEK berlokasi di Jalan Drs. Kadarman, belakang Hotel Grand Papua, Fakfak. Pemesanan dapat dilakukan melalui Instagram di akun @botercook__.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....