Dari Hobi Jadi Cuan, Kisah Inspiratif Owner BOTERKOEK Fakfak

  • 21 Apr 2026 05:56 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak – Semangat wirausaha muda kembali ditunjukkan oleh Najzwa Augista Khalista, owner BOTERKOEK, yang menjadi narasumber dalam program UMKM Bicara di Pro 1 RRI Fakfak. Dalam kesempatan tersebut, Najzwa membagikan perjalanan bisnisnya yang dimulai dari hobi hingga berkembang menjadi usaha dessert dan bakery.

Najzwa mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia baking berawal dari kebiasaan keluarga yang gemar membuat kue. “Awalnya hanya hobi karena di rumah memang sering baking. Setelah lulus SMA, saya sempat buka orderan kecil-kecilan, walaupun sempat naik turun,” ujarnya.

Tidak berhenti di situ, ia kemudian memutuskan untuk mengasah kemampuan secara profesional dengan mengikuti kursus di Bandung dan melanjutkan pendidikan di Bali. Bahkan, pengalaman internasional juga sempat ia rasakan saat bekerja di Amerika pada bagian pastry di restoran bintang empat.

Menurutnya, keterampilan adalah kunci utama dalam dunia kuliner. “Kalau hanya belajar dari YouTube, semua orang bisa. Tapi kalau kita benar-benar belajar dan mengasah skill, kita bisa memahami komposisi, termasuk nilai gizi dalam makanan,” jelasnya.

Dalam perjalanan usahanya, Najzwa juga menghadapi berbagai tantangan, terutama di awal merintis bisnis. Mulai dari sulitnya mendapatkan bahan baku hingga kendala pengiriman yang cukup rumit. Meski begitu, dukungan keluarga menjadi faktor penting yang membuatnya tetap bertahan.

“Awalnya sempat malu untuk promosi juga, tapi keluarga terus mendorong saya untuk percaya diri dan terus berusaha,” katanya.

Ia juga tidak menampik pernah mengalami kegagalan produksi yang menyebabkan kerugian. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi pelajaran berharga. “Pernah rugi hampir satu juta karena kesalahan penyimpanan cookies. Tapi dari situ saya belajar untuk memperbaiki sistem kerja,” tambahnya.

Kini, BOTERKOEK dikenal dengan berbagai varian dessert seperti cheesecake, carrot cake, red velvet, hingga klepon cake. Najzwa berharap usahanya bisa terus berkembang dan memiliki cabang di luar Fakfak.

“Harapan saya sederhana, bisa terus bertahan dan berkembang, bahkan membuka cabang di luar kota,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....