Bupati Fakfak Ungkap Strategi Hidupkan Ekonomi Daerah

  • 29 Sep 2025 08:17 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Pemerintah Kabupaten Fakfak terus mendorong penguatan ekonomi lokal melalui langkah-langkah strategis, termasuk menjalin kerja sama dengan pihak perbankan. Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, mengungkapkan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, berbagai upaya dilakukan agar roda ekonomi tetap berputar meskipun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) belum ditetapkan.

Dalam sambutannya diacara final bintang radio digedung Koni fakfak (27/9/2025), Bupati Samaun Dahlan menuturkan bahwa dirinya dan Wakil Bupati dilantik pada 20 Februari 2025. Namun, hingga akhir Maret APBD Fakfak baru bisa ditetapkan. Kondisi itu membuat pemerintah daerah harus mencari solusi cepat agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terhambat.

"Saya dengan Bapak Wakil, kami dilantik tanggal 20 Februari. Saat itu APBD kita belum ditetapkan, baru akhir Maret bisa ditetapkan. Nah, bagaimana caranya supaya ekonomi ini hidup? Terpaksa saya dan bapak wakil harus putar otak," ujar Bupati Samaun Dahlan.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang diambil adalah menjalin komunikasi dengan pihak BRI. Setelah melalui proses negosiasi, suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) berhasil diturunkan menjadi 6 persen tanpa agunan, dari sebelumnya 8 persen. Hal ini dinilai mampu memberi keringanan besar bagi para pelaku UMKM.

"Saya panggil kepala BRI, saya bilang bunganya berapa? Dia jawab kurang lebih 8 persen. Saya minta turun, setelah bernegosiasi dengan pusat, akhirnya dapat 6 persen tanpa agunan. Dari situ mulai kita kucurkan sedikit, 15 juta, 20 juta, untuk pelaku ekonomi di pasar," jelasnya.

Menurut Bupati, dorongan terhadap UMKM melalui fasilitas KUR terbukti mampu menjaga kestabilan ekonomi Fakfak. Walaupun APBD belum cair, aktivitas di pasar tetap berjalan dan para pelaku usaha masih dapat melakukan transaksi secara normal.

"Alhamdulillah, ini yang terjadi sehingga walaupun saat itu APBD Fakfak belum bisa berputar, ekonomi Fakfak masih dalam kondisi stabil," tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran BRI, pemerintah daerah juga memberikan ruang khusus di Pasar Thumburuni untuk dijadikan kantor cabang serta pembangunan fasilitas mesin ATM. Bupati berharap bank lain, seperti Bank Papua, BNI, Mandiri, dan Bank Mega juga ikut mendukung penguatan ekonomi Fakfak melalui kebijakan bunga yang lebih ringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....