Kisah Ayang Asmarani Melawan Ujian Bisnis
- 28 Apr 2025 15:08 WIB
- Fak Fak
KBRN, Fakfak: Pasang surut dalam dunia usaha sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan seorang pebisnis. Hal ini pula yang dialami Ayang Asmarani, owner Lapak Qhaiyrani, yang membagikan kisah inspiratifnya dalam acara Mozaik Indonesia di Prosatu RRI Fakfak.
Ayang memulai usahanya pada tahun 2019 dengan membuka layanan jasa belanja (jasbel) dan jasa titip (jastip) dari Sorong ke Fakfak. Berkat kerja sama dengan berbagai supplier dan supermarket, ia mampu menawarkan harga terjangkau serta beragam promo menarik yang langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
"Awalnya saya bisnis jasbel dan jastip dari Sorong ke Fakfak. Saya kerjasama dengan suplier dan supermarket, sehingga bisa menawarkan harga terjangkau dan promo-promo. Alhamdulillah, responnya positif karena sudah banyak pelanggan tetap," ungkap Ayang.
Melihat peluang yang semakin besar, Ayang kemudian memperluas usahanya dengan menawarkan berbagai kebutuhan harian seperti telur, aneka frozen food, sayur-mayur, bawang, dan lain-lain melalui sistem pre-order (PO) . Strategi ini terbukti membuat perputaran barang dan uang di lapaknya berjalan cepat.
"Saya pakai sistem PO agar setiap minggu ada barang baru. Kadang saya lebihkan stok untuk pelanggan yang mau belanja langsung," tambahnya.
Namun, perjalanan bisnis Ayang tidak selalu mulus. Tahun 2024 menjadi tahun berat baginya, saat ia menjadi korban hipnotis oleh orang tak dikenal, hingga uang di rekeningnya ludes. Peristiwa itu memaksanya untuk memulai lagi usahanya dari nol.
"Saya tidak menyangka bisa mengalami ini. Saya dihipnotis sampai uang di rekening saya habis. Pesan saya, untuk semua pelaku usaha, harus ekstra hati-hati terhadap nomor baru atau orang yang tidak dikenal," kata Ayang mengingatkan.
Meski sempat terjatuh, Ayang tidak menyerah. Dengan semangat pantang menyerah, ia kembali membangun Lapak Qhaiyrani dan percaya bahwa kerja kerasnya akan membuahkan hasil.
Kisah Ayang Asmarani menjadi bukti bahwa ujian dalam bisnis bukanlah akhir dari segalanya, melainkan batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....