Harapan Pedagang Fakfak untuk Relokasi ke Thumburuni

  • 17 Jan 2025 12:11 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Para pedagang di Pasar Sementara Kelapa II Fakfak mengeluhkan kondisi pasar yang dianggap tidak nyaman untuk berdagang. Selain panas yang menyengat, lokasi pasar yang berdekatan dengan area perairan kerap menghadirkan masalah banjir rob. Kondisi ini dinilai menyulitkan aktivitas perdagangan dan mengurangi kenyamanan baik bagi pedagang maupun pembeli.

Alex, salah satu pedagang yang sudah berjualan selama empat tahun di Pasar Kelapa II, menyebutkan bahwa, lokasi tersebut tidak mendukung aktivitas ekonomi secara optimal.

"Di sini panas sekali, dan daya beli masyarakat juga rendah dibandingkan saat kami masih di Pasar Thumburuni," katanya. Ia juga mengungkapkan bahwa pendapatannya merosot drastis sejak berjualan di pasar sementara tersebut.

Harapan pedagang kini tertuju pada rencana peresmian kembali Pasar Rakyat Thumburuni yang dijadwalkan pada tahun 2025.

"Kami dengar informasinya setelah Lebaran tahun ini, Insha Allah kami bisa pindah ke pasar baru. Itu harapan besar kami agar bisa kembali seperti dulu," ujar Alex. Menurutnya, pasar Thumburuni yang terpusat memungkinkan pedagang menarik lebih banyak pembeli.

Selain tantangan ekonomi, Alex juga menyoroti dampak sosial dan psikologis dari kondisi pasar saat ini. Dengan penghasilan yang minim, ia kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga, seperti membayar cicilan kredit, biaya sekolah anak, hingga pengobatan anggota keluarga yang sakit.

"Kami ini hanya orang kecil, jadi tetap bersabar sambil berharap segera pindah," tambahnya.

Sejak Pasar Thumburuni terbakar pada kerusuhan tahun 2019, aktivitas ekonomi di Fakfak mengalami penurunan signifikan. Alex mengakui, bukan hanya pedagang yang terdampak, tetapi juga sopir angkutan dan ojek. Meski begitu, ia tetap bersyukur masih memiliki tempat untuk berdagang sembari menanti relokasi ke pasar baru yang lebih layak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....