Maxim Indonesia Bantah Hentikan Layanan di Fakfak

  • 18 Jun 2025 12:00 WIB
  •  Fak Fak

KBRN, Fakfak : Manajemen Maxim Indonesia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyepakati penghentian operasional layanan transportasi daring di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pernyataan ini disampaikan sebagai hak jawab atas pemberitaan mengenai hasil rapat koordinasi yang digelar oleh Dinas Perhubungan Fakfak pada 12 Juni 2025 terkait polemik penolakan operasional transportasi online di wilayah tersebut.

PR Specialist Maxim Indonesia, Yuan Ifdal Khoir menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut pihaknya tidak menandatangani kesepakatan apapun untuk menghentikan layanan Maxim di Kota Fakfak. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini layanan Maxim tetap berjalan normal, dan masyarakat masih bisa mengakses berbagai layanan melalui aplikasi secara daring.

Maxim Indonesia juga menyatakan bahwa seluruh mitra pengemudi tetap dapat menjalankan tugasnya seperti biasa. Perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 2018 ini menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta beroperasi secara legal berdasarkan Sertifikat Tanda Daftar dari Kementerian Komunikasi dan Informatika No. 001037.01/DJAI.PSE/06/2021 atas nama PT. Teknologi Perdana Indonesia.

Terkait tarif layanan, Maxim telah menyesuaikan dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 667 Tahun 2022 untuk zona 3, yang mencakup wilayah Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, dan Papua. Penyesuaian tarif ini menunjukkan bahwa perusahaan tunduk dan patuh terhadap regulasi pemerintah dalam menjalankan usahanya.

Yuan juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan kekerasan, ancaman, ataupun persekusi terhadap para mitra pengemudi Maxim. Pihaknya menegaskan bahwa segala bentuk pelanggaran hukum terhadap mitra akan dilaporkan kepada aparat penegak hukum guna menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh pihak.

Manajemen Maxim Indonesia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kehadiran transportasi online bukan untuk menggantikan moda transportasi konvensional, melainkan sebagai pelengkap pilihan transportasi berbasis digital. Selain itu, Maxim turut mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Fakfak dengan membuka peluang penghasilan tambahan bagi masyarakat melalui kemitraan pengemudi.

Rekomendasi Berita